PUPR Palembang evakuasi pohon tumbang lumpuhkan lalu lintas

id Lalu lintas di Palembang,Hujan di Palembang,Pohon tumbang di Palembang

PUPR Palembang evakuasi pohon tumbang lumpuhkan lalu lintas

Sejumlah petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Palembang, Sumatera Selatan membersihkan pohon besar yang tumbang akibat angin kencang dan melumpuhkan arus lalu lintas di Jalan Panca Usaha, Seberang Ulu I, Senin (10/11/2025). ANTARA/HO-Pemkot Palembang

Palembang (ANTARA) - Sejumlah petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Palembang, Sumatera Selatan, membersihkan pohon tumbang akibat angin kencang yang melumpuhkan arus lalu lintas di Jalan Panca Usaha, Seberang Ulu I, Senin (10/11/2025).

"Kami terima laporan warga adanya pohon tumbang di Jalan Panca Usaha, melumpuhkan arus lalu lintas sekitar lima jam dari pukul 05:00 hingga sekitar pukul 10:00 WIB, kami laporkan ke PUPR Palembang untuk ditangani," kata Camat Seberang Ulu I Muhtiar Hijrun.

Ia menyebutkan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pohon tersebut tumbang diakibatkan hujan deras yang mengguyur Kota Palembang sejak dini hari.

"Bersyukur peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa, meskipun sempat mengganggu aktivitas publik," ujarnya.

Ia mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang, terutama di musim hujan yang disertai angin kencang seperti saat ini.

"Saya berharap peran aktif masyarakat untuk melaporkan kepada petugas jika ada pohon tumbang atau nyaris tumbang jadi sebelum pohonnya roboh kita antisipasi dulu," katanya.

Sementara itu, warga sekitar bersama petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Palembang bergerak cepat melakukan pemotongan dan evakuasi batang pohon yang melintang di tengah jalan, hingga arus lalu lintas kembali normal.

Iksan (25), salah seorang warga yang setiap hari melintasi jalan tersebut, berharap banyak pohon yang besar dikhawatirkan kejadian serupa, segera ditangani oleh Pemkot Palembang.

Pewarta :
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.