Pemkab OKU Selatan pasang "tapping box" di tempat usaha
Selasa, 28 November 2023 19:05 WIB
Petugas Bapenda Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan memasang alat tapping box di tempat usaha restoran di kawasan Objek Wisata Danau Ranau, OKU Selatan, Sumsel, Selasa. ANTARA/HO-Diskominfo OKU Selatan
Muaradua, Sumsel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatra Selatan, memasang alat pemantau pembayaran pajak atau tapping box di sejumlah tempat usaha restoran di sekitar kawasan Objek Wisata Danau Ranau.
Kepala Bidang Pembukuan dan Laporan Keuangan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) OKU Selatan Shinta Rosa Indah di Muaradua, Sumsel, Selasa mengatakan pemasangan tapping box dilakukan dalam upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) wilayah setempat.
"Ada enam unit tapping box yang dipasang di beberapa tempat usaha rumah makan di kawasan Danau Ranau," katanya.
Dia menjelaskan pemasangan tapping box dilakukan untuk menghindari terjadinya penyelewengan pajak daerah sehingga PAD dari pajak bisa meningkat.
Setiap tempat usaha seperti hotel dan restoran wajib menggunakan tapping box dalam melakukan transaksi pembayaran di tempat usahanya untuk menghindari penyelewengan dengan merekam setiap transaksi yang dilakukan pada bisnis di tempat usaha tersebut.
"Pemasangan tapping box adalah salah satu cara pemerintah demi menghindari kebocoran pajak daerah akibat kecurangan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab," jelasnya.
Adapun cara kerja tapping box dalam memantau pajak yaitu dengan mengirimkan langsung data transaksi penjualan beserta jumlah pajaknya ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Data dari tapping box ini menjadi pembanding yang akan digunakan pemerintah pada laporan wajib pajak setiap bulannya.
"Tapping box tentu tidak ditujukan untuk mempersulit atau merugikan pelaku usaha karena pajak yang mereka setorkan ditanggung oleh konsumen," tegasnya.
Dengan pemasangan tapping box ini diharapkan dapat mendorong masyarakat agar semakin taat pajak sehingga PAD OKU Selatan bisa semakin meningkatkan.
"Dengan PAD yang meningkat tentunya dapat meningkatkan pembangunan di OKU Selatan," ujarnya.
Kepala Bidang Pembukuan dan Laporan Keuangan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) OKU Selatan Shinta Rosa Indah di Muaradua, Sumsel, Selasa mengatakan pemasangan tapping box dilakukan dalam upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) wilayah setempat.
"Ada enam unit tapping box yang dipasang di beberapa tempat usaha rumah makan di kawasan Danau Ranau," katanya.
Dia menjelaskan pemasangan tapping box dilakukan untuk menghindari terjadinya penyelewengan pajak daerah sehingga PAD dari pajak bisa meningkat.
Setiap tempat usaha seperti hotel dan restoran wajib menggunakan tapping box dalam melakukan transaksi pembayaran di tempat usahanya untuk menghindari penyelewengan dengan merekam setiap transaksi yang dilakukan pada bisnis di tempat usaha tersebut.
"Pemasangan tapping box adalah salah satu cara pemerintah demi menghindari kebocoran pajak daerah akibat kecurangan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab," jelasnya.
Adapun cara kerja tapping box dalam memantau pajak yaitu dengan mengirimkan langsung data transaksi penjualan beserta jumlah pajaknya ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Data dari tapping box ini menjadi pembanding yang akan digunakan pemerintah pada laporan wajib pajak setiap bulannya.
"Tapping box tentu tidak ditujukan untuk mempersulit atau merugikan pelaku usaha karena pajak yang mereka setorkan ditanggung oleh konsumen," tegasnya.
Dengan pemasangan tapping box ini diharapkan dapat mendorong masyarakat agar semakin taat pajak sehingga PAD OKU Selatan bisa semakin meningkatkan.
"Dengan PAD yang meningkat tentunya dapat meningkatkan pembangunan di OKU Selatan," ujarnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bapenda: Pemasangan Tapping Box tingkatkan PAD pajak hingga 80 persen
12 November 2019 19:11 WIB, 2019
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Bulog targetkan groundbreaking pabrik padi Banyuasin dimulai September 2026
31 August 2026 18:51 WIB
Bulog Sumsel Babel serap 127 ton gabah hingga Agustus 2026, capai 73 persen target
28 August 2026 19:53 WIB
Polda Sumsel salurkan 5.000 buku hijaiyah untuk bebaskan santri dari buta aksara Alquran
28 August 2026 7:56 WIB