24.362 KPM PKH di Sumsel naik kelas
Rabu, 22 November 2023 7:02 WIB
Warga menunjukan kartu peserta Program Keluarga Harapan (PKH), di Desa Gunung Sari, Citeureup, Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/12/2018). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/pd
Palembang (ANTARA) - Sebanyak 24.362 keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) naik kelas.
Koordinator Wilayah II PKH Sumsel Munawir, di Palembang, Selasa, mengatakan pada tahap III penyaluran PKH, terdapat 280.018 KPM. Namun, pada tahap IV penerimanya menjadi 255.656 KPM atau berkurang 24.362 KPM.
Ia menjelaskan jumlah KPM itu disebabkan beberapa faktor, karena dianggap sudah mampu, meninggal dunia, dan sebagainya. Sehingga mereka dianggap tidak memenuhi syarat sebagai penerima bantuan oleh pemerintah.
"Graduasi itu bisa terjadi karena inisiatif KPM dan tenaga pendamping PKH di lapangan yang mengontrol dan mengevaluasi para penerima. Data evaluasi kemudian disampaikan ke Dinsos kabupaten/kota lalu ke pusat," ujarnya lagi.
Berdasarkan angka penerima PKH tahap IV itu, termin I sudah disalurkan kepada KPM. Akan tetapi, belum mengetahui berapa termin penyaluran tahap IV, karena pada tahap III lalu realisasinya hingga tujuh termin.
Munawir merincikan penerima PKH terbanyak berada di Kota Palembang mencapai 40.437 KPM, Kabupaten Muara Enim 26.112 KPM, Kabupaten Banyuasin 25.504 KPM, Musi Rawas 23.097 KPM, OKI 22.130 KPM, Ogan Ilir 21.817 KPM, dan Ogan Komering Ulu (OKU) Timur 20.891 KPM.
Kepala Dinas Sosial Sumsel Mirwansyah mengatakan penurunan jumlah penerima perlindungan sosial itu sesuai dengan angka kemiskinan ekstrem di Sumsel pada 2023 ini menurun menjadi 1,22 persen dari tahun 2022 sebesar 3,19 persen.
"Penyaluran bantuan tersebut identik dengan angka kemiskinan ekstrem dalam suatu wilayah. Sehingga, ketika jumlahnya turun, penerima bantuan juga pasti berkurang, karena apabila angkanya naik, justru menjadi perdebatan," kata dia lagi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Sebanyak 24.362 KPM Program Keluarga Harapan di Sumsel naik kelas
Koordinator Wilayah II PKH Sumsel Munawir, di Palembang, Selasa, mengatakan pada tahap III penyaluran PKH, terdapat 280.018 KPM. Namun, pada tahap IV penerimanya menjadi 255.656 KPM atau berkurang 24.362 KPM.
Ia menjelaskan jumlah KPM itu disebabkan beberapa faktor, karena dianggap sudah mampu, meninggal dunia, dan sebagainya. Sehingga mereka dianggap tidak memenuhi syarat sebagai penerima bantuan oleh pemerintah.
"Graduasi itu bisa terjadi karena inisiatif KPM dan tenaga pendamping PKH di lapangan yang mengontrol dan mengevaluasi para penerima. Data evaluasi kemudian disampaikan ke Dinsos kabupaten/kota lalu ke pusat," ujarnya lagi.
Berdasarkan angka penerima PKH tahap IV itu, termin I sudah disalurkan kepada KPM. Akan tetapi, belum mengetahui berapa termin penyaluran tahap IV, karena pada tahap III lalu realisasinya hingga tujuh termin.
Munawir merincikan penerima PKH terbanyak berada di Kota Palembang mencapai 40.437 KPM, Kabupaten Muara Enim 26.112 KPM, Kabupaten Banyuasin 25.504 KPM, Musi Rawas 23.097 KPM, OKI 22.130 KPM, Ogan Ilir 21.817 KPM, dan Ogan Komering Ulu (OKU) Timur 20.891 KPM.
Kepala Dinas Sosial Sumsel Mirwansyah mengatakan penurunan jumlah penerima perlindungan sosial itu sesuai dengan angka kemiskinan ekstrem di Sumsel pada 2023 ini menurun menjadi 1,22 persen dari tahun 2022 sebesar 3,19 persen.
"Penyaluran bantuan tersebut identik dengan angka kemiskinan ekstrem dalam suatu wilayah. Sehingga, ketika jumlahnya turun, penerima bantuan juga pasti berkurang, karena apabila angkanya naik, justru menjadi perdebatan," kata dia lagi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Sebanyak 24.362 KPM Program Keluarga Harapan di Sumsel naik kelas
Pewarta : Ahmad Rafli Baiduri
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wali Kota Palembang Ratu Dewa gandeng Baznas susun program untuk masyarakat marginal
05 March 2026 4:39 WIB
KPPG Palembang ancam hentikan operasional SPPG yang tak miliki sertifikat laik higiene
04 March 2026 17:33 WIB
Cegah keracunan, 22 dapur Makan Bergizi Gratis di OKU resmi kantongi sertifikat laik higiene
03 March 2026 19:13 WIB
Kawal program MBG, BPKP Sumsel dan Badan Gizi Nasional perkuat pengawasan di Palembang
03 March 2026 19:09 WIB
Libatkan ribuan relawan, LDII Sumsel jalankan program bersihkan 326 tempat ibadah
01 March 2026 3:26 WIB
Dian Sastrowardoyo dukung program mudik gratis untuk pemilik warung, cek rutenya!
27 February 2026 6:42 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Toyota klaim dominasi pasar otomotif Indonesia 2025 dengan pangsa pasar 31,2 persen
07 March 2026 7:52 WIB
Jelang Idul Fitri 2026, Pertamina Patra Niaga Sumbagsel perketat pantauan distribusi BBM dan LPG
06 March 2026 18:15 WIB
Produksi Minyak PEP Limau Field melejit 5.102 BOPD, perkuat pasokan energi nasional
06 March 2026 11:33 WIB
Update harga emas Antam Jumat 6 Maret 2026: turun Rp25.000 jadi Rp3,02 juta per gram
06 March 2026 11:17 WIB
Mudik 2026: Pertamina siapkan SPBU 24 jam hingga layanan pangkas rambut di Rest Area
06 March 2026 11:10 WIB
IHSG melemah Jumat ini, efek konflik Iran-AS dan lonjakan harga minyak dunia
06 March 2026 11:06 WIB