Logo Header Antaranews Sumsel

Produksi Minyak PEP Limau Field melejit 5.102 BOPD, perkuat pasokan energi nasional

Jumat, 6 Maret 2026 11:33 WIB
Image Print
Produksi minyak di Limau Field mencapai 5.102 BOPD berkat penemuan satu sumur baru dan perawatan dua sumur eksisting. ANTARA/HO/PEP

Palembang (ANTARA) - PT Pertamina EP (PEP) Limau Field yang merupakan bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 mencatatkan peningkatan produksi minyak signifikan dalam satu bulan terakhir untuk mendukung ketahanan energi nasional.

Berdasarkan data per 27 Februari 2026, PEP Limau Field mencatat angka produksi sebesar 5.102 barel minyak per hari (barrels of oil per day/BOPD). Jumlah tersebut meningkat tajam dibandingkan capaian pada 16 Januari 2026 yang berada di angka 3.658 BOPD.

"Peningkatan produksi Limau Field merupakan hasil konsistensi PEP Zona 4 dalam mendukung peningkatan produksi migas nasional yang berkelanjutan. Catatan positif ini diharapkan mampu memperkuat perwujudan ketahanan energi nasional," ujar General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto dalam keterangannya di Prabumulih, Jumat (6/3).

Djudjuwanto menegaskan bahwa peningkatan produktivitas ini tetap berjalan selaras dengan komitmen perusahaan terhadap keselamatan kerja. Penerapan manajemen Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dilakukan secara ketat guna memastikan operasional berjalan kondusif.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi dengan para pemangku kepentingan (stakeholder) dan pemerintah daerah yang dinilai menjadi faktor penting dalam kelancaran operasional di lapangan.

General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto. (ANTARA/HO-PEP)



Sementara itu, Senior Manager Subsurface Development & Planning PHR Zona 4 Reza Nur Ardianto menjelaskan bahwa lonjakan produksi dalam sebulan terakhir disokong oleh optimalisasi di tiga sumur. Salah satu kontributor utama adalah penemuan sumur TMB-026 di Struktur Tanjung Miring Barat.

Pengeboran sumur TMB-026 dimulai sejak 22 Januari 2026 dan menunjukkan kapasitas produksi sebesar 554 BOPD pada uji alir awal per 16 Februari 2026.

Selain pengeboran sumur baru, peningkatan juga berasal dari pekerjaan intervensi sumur (well intervention) di sumur BEL-053, Kabupaten Muara Enim. Setelah menjalani proses intervensi selama 13 hari pada 8-21 Februari 2026, sumur tersebut mampu memproduksi minyak hingga 650 BOPD.

Sebagai informasi, PHR Regional Sumatra Zona 4 mengoperasikan tujuh wilayah kerja, meliputi PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.

Wilayah kerja tersebut tersebar di Kota Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten di Sumatera Selatan, termasuk Muara Enim, PALI, Lahat, dan Musi Banyuasin. Seluruh operasional berada di bawah koordinasi serta pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).(***)



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026