
Wali Kota Palembang Ratu Dewa gandeng Baznas susun program untuk masyarakat marginal

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota Palembang bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat menyusun berbagai program yang menyentuh masyarakat marginal di Ibu kota Sumatera Selatan itu.
Masyarakat marginal adalah kelompok sosial yang terpinggirkan secara ekonomi, sosial, maupun politik, atau hidup dalam kondisi pra sejahtera, untuk itu perlu disusun program yang berpihak kepada mereka, kata Wali Kota Palembamg Ratu Dewa, di Palembang, Rabu.
Dia menjelaskan, beberapa program yang menyentuh masyarakat marginal seperti program Bedah Rumah, Palembang Cerdas, dan Palembang Sehat, Palembang Peduli, dan lainnya.
Melalui program yang disusun bersama Baznas sebagai mitra pemerintah itu, diharapkan dapat mengentaskan kemiskinan di kota ini, kata Wali Kota Ratu Dewa.
Sementara Ketua Baznas Palembang M Ridwan Nawawi menjelaskan setiap tahun pihaknya menghimpun zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat serta pegawai pemkot mencapai miliaran rupiah.
Dana yang dihimpun tersebut disalurkan kepada masyarakat marginal, masyarakat tingkat bawah (grassroot), dan kelompok masyarakat yang berhak lainnya.
Sebagai gambaran, pada 2025 pihaknya
menyalurkan zakat dan infak yang dikumpulkan dari unit pengumpul Baznas Palembang sebesar Rp7 miliar lebih.
Zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat serta pegawai Pemkot Palembang, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan dari sumber-sumber lain, selama ini telah disalurkan dengan baik melalui berbagai program sosial.
"Dana yang dihimpun Baznas dirasakan langsung oleh masyarakat, untuk itu program yang selaras dengan upaya pemkot mengentaskan kemiskinan serta penghapusan kemiskinan ekstrem akan dioptimalkan," jelas Ridwan.
Pewarta: Yudi Abdullah
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
