Logo Header Antaranews Sumsel

Operasi Pasar Murah Ramadan 2026 di Sumsel, cek lokasi dan jadwalnya

Jumat, 6 Maret 2026 04:35 WIB
Image Print
Sekretaris Daerah (Sekda) Sumatera Selatan Edward Candra. (ANTARA/HO/BI Sumsel)

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan (BI Sumsel) menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) selama Ramadan 1447 Hijriah guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Lebaran 2026.

Sekda Sumsel Edward Candra di Palembang, Kamis, mengatakan kegiatan perdana OPM dilaksanakan pada 5 Maret 2026 di Komplek Ilir Barat Permai, Palembang. Pelaksanaan operasi pasar tersebut merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam merespons perkembangan inflasi di wilayah itu.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Sumsel pada Februari 2026 tercatat sebesar 4,36 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dan 0,58 persen secara bulanan (month-to-month/mtm). Angka tersebut meningkat dibandingkan Januari 2026 yang tercatat 3,33 persen (yoy) dan 0,05 persen (mtm).

Secara historis periode Ramadhan dan Idul Fitri kerap memicu peningkatan tekanan harga, khususnya pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Sebagai upaya pengendalian, OPM akan dilaksanakan di empat lokasi selama Ramadan 2026, yakni Komplek Ilir Barat Permai pada 5 Maret, Halaman UPTD Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan pada 10 Maret, Halaman Kantor Gubernur Sumatera Selatan pada 11 Maret, serta TPA Sukawinatan pada 17 Maret 2026.

"Dalam kegiatan tersebut disediakan 14 komoditas pangan strategis dengan harga subsidi yang didukung oleh Bank Indonesia, BUMN, BUMD, serta instansi vertikal terkait," katanya.

Besaran subsidi yang diberikan berkisar antara Rp4.000 hingga Rp20.000 per kilogram untuk masing-masing komoditas.

Komoditas yang dijual dalam operasi pasar tersebut antara lain minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih, berbagai jenis cabai, daging ayam ras, daging beku, serta aneka ikan. Sementara itu, beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual dengan harga Rp56.000 per lima kilogram dengan alokasi delapan ton pada setiap titik kegiatan.

Secara keseluruhan, volume komoditas yang disalurkan pada empat titik OPM tersebut mencapai 32 ton beras SPHP, sekitar 9.000 liter minyak goreng, sekitar 2,2 ton telur ayam, serta sekitar 1,7 ton daging ayam ras, selain berbagai komoditas pangan lainnya.

Selain OPM, Pemprov dan BI Sumsel juga menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada 3 Maret 2026 di halaman Masjid Ar Rahman Talang Kelapa dan pada 12 Maret 2026 di halaman Kantor DKPP Provinsi Sumatera Selatan.

Upaya pengendalian inflasi juga diperkuat melalui inspeksi mendadak ke pasar, pengawasan terhadap distributor dan produsen, serta pemantauan stok dan distribusi bersama Satgas Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kabupaten/kota.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Bank Indonesia berkomitmen menjaga inflasi daerah tetap berada dalam sasaran nasional sebesar 2,5 persen plus minus satu persen serta memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan tenang.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026