PMI Palembang ajak lembaga swasta dan pemerintahdonor darah massal
Minggu, 27 Agustus 2023 12:08 WIB
Kegiatan donor darah massal di Palembang (ANTARA/Yudi Abdullah/23)
Palembang (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Palembang mengajak lembaga swasta dan pemerintah di Ibu kota Sumatera Selatan untuk melakukan kegiatan donor darah massal guna meningkatkan stok darah.
"Donor darah massal yang dilakukan oleh lembaga atau suatu instansi, baik swasta maupun pemerintah yang telah berjalan selama ini memberikan kontribusi yang cukup besar dalam meningkatkan stok di bank darah PMI, sehingga kegiatan itu perlu digencarkan lagi," kata Ketua PMI Kota Palembang Fitrianti Agustinda di Palembang, Ahad.
Dia menjelaskan baru-baru ini kegiatan donor darah massal dilakukan produsen suplemen dan obat-obatan PT Bintang Toejoe diikuti sekitar 100 pendonor dari perusahaan tersebut dan warga sekitar.
Melalui kegiatan donor darah massal itu, pihaknya mendapat tambahan stok darah 100 kantong.
Jika rata-rata per hari ada satu kali saja kegiatan donor darah massal di kota pempek dengan peserta minimal 100 orang, dalam satu bulan bisa diperoleh tambahan stok darah 3.000 kantong.
"Melihat banyaknya tambahan stok darah dari kegiatan donor darah massal itu, kami berupaya lebih gencar lagi melakukan pendekatan mengajak pimpinan lembaga atau instansi pemerintah/swasta melakukan kegiatan donor darah massal, sehingga stok darah tersedia cukup, sesuai kebutuhan sekitar 5.000 -7.000 kantong per bulan," ujarnya.
Dia menjelaskan permintaan darah dari pasien rumah sakit akhir-akhir ini terus mengalami peningkatan hingga 2.000 kantong per bulan.
Permintaan darah tersebut, sejauh ini bisa dipenuhi dengan baik melalui kegiatan donor darah massal, pendonor sukarela, dan pendonor pengganti yang dibawa oleh keluarga pasien rumah sakit, kata Ketua PMI yang juga Wakil Wali Kota Palembang itu.
"Donor darah massal yang dilakukan oleh lembaga atau suatu instansi, baik swasta maupun pemerintah yang telah berjalan selama ini memberikan kontribusi yang cukup besar dalam meningkatkan stok di bank darah PMI, sehingga kegiatan itu perlu digencarkan lagi," kata Ketua PMI Kota Palembang Fitrianti Agustinda di Palembang, Ahad.
Dia menjelaskan baru-baru ini kegiatan donor darah massal dilakukan produsen suplemen dan obat-obatan PT Bintang Toejoe diikuti sekitar 100 pendonor dari perusahaan tersebut dan warga sekitar.
Melalui kegiatan donor darah massal itu, pihaknya mendapat tambahan stok darah 100 kantong.
Jika rata-rata per hari ada satu kali saja kegiatan donor darah massal di kota pempek dengan peserta minimal 100 orang, dalam satu bulan bisa diperoleh tambahan stok darah 3.000 kantong.
"Melihat banyaknya tambahan stok darah dari kegiatan donor darah massal itu, kami berupaya lebih gencar lagi melakukan pendekatan mengajak pimpinan lembaga atau instansi pemerintah/swasta melakukan kegiatan donor darah massal, sehingga stok darah tersedia cukup, sesuai kebutuhan sekitar 5.000 -7.000 kantong per bulan," ujarnya.
Dia menjelaskan permintaan darah dari pasien rumah sakit akhir-akhir ini terus mengalami peningkatan hingga 2.000 kantong per bulan.
Permintaan darah tersebut, sejauh ini bisa dipenuhi dengan baik melalui kegiatan donor darah massal, pendonor sukarela, dan pendonor pengganti yang dibawa oleh keluarga pasien rumah sakit, kata Ketua PMI yang juga Wakil Wali Kota Palembang itu.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jaksa tuntut eks Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda dihukum 8,5 tahun penjara
21 January 2026 6:19 WIB
Kejari OKU Timur tetapkan dua tersangka kasus korupsi dana hibah Palang Merah Indonesia
15 October 2025 15:07 WIB
Mantan Wakil Wali Kota Palembang jalani sidang perdana, jaksa sebut gunakan dana PMI untuk keperluan pribadi
30 September 2025 16:19 WIB
Terpopuler - Berita Palembang
Lihat Juga
Pusri dan Kejati Sumsel perkuat sinergi urusan Perdata dan Tata Usaha Negara
12 February 2026 11:44 WIB