Kapal perang Thailand tenggelam, 31 awak hilang
Selasa, 20 Desember 2022 10:21 WIB
Prajurit Angkatan Laut Kerajaan Thailand berlabuh saat kembali dari misi penyelamatan setelah sebuah korvet AL tenggelam di Teluk Thailand, Provinsi Prachuap Khiri Khan, Thailand, 19 Desember 2022 (ANTARA/REUTERS/Napat Wesshasartar/as)
Istanbul (ANTARA) - Sedikitnya 31 kru kapal perang hilang setelah sebuah korvet Angkatan Laut Kerajaan Thailand tenggelam di Teluk Thailand pada Minggu (18/12) malam.
Operasi besar-besaran yang melibatkan kapal perang dan helikopter dilakukan guna mencari kru HTMS Sukhothai yang tenggelam pada Minggu sekitar pukul 23.30 waktu setempat (23.30 WIB) di lepas pantai Provinsi Prachuap Khiri Khan, selatan Bangkok.
Menurut AL Thailand, "gelombang angin kencang" mengganggu operasi penyelamatan.
Korvet tersebut mengalami kegagalan daya dan air masuk ke dalam kapal sebelum akhirnya tenggelam, sekitar 20 mil laut dari pantai distrik Bang Saphan di provinsi bagian tengah Thailand itu.
Pihak AL mengatakan air "merendam sistem kelistrikan" sehingga terjadi pemadaman dan "mesin-mesin utama mati".
Sebanyak 75 awal kapal berhasil diselamatkan, 11 di antaranya kini dirawat, sementara pencarian 31 awak lain yang belum ditemukan masih berlangsung, kata AL Thailand.
Sumber: Anadolu
Operasi besar-besaran yang melibatkan kapal perang dan helikopter dilakukan guna mencari kru HTMS Sukhothai yang tenggelam pada Minggu sekitar pukul 23.30 waktu setempat (23.30 WIB) di lepas pantai Provinsi Prachuap Khiri Khan, selatan Bangkok.
Menurut AL Thailand, "gelombang angin kencang" mengganggu operasi penyelamatan.
Korvet tersebut mengalami kegagalan daya dan air masuk ke dalam kapal sebelum akhirnya tenggelam, sekitar 20 mil laut dari pantai distrik Bang Saphan di provinsi bagian tengah Thailand itu.
Pihak AL mengatakan air "merendam sistem kelistrikan" sehingga terjadi pemadaman dan "mesin-mesin utama mati".
Sebanyak 75 awal kapal berhasil diselamatkan, 11 di antaranya kini dirawat, sementara pencarian 31 awak lain yang belum ditemukan masih berlangsung, kata AL Thailand.
Sumber: Anadolu
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Prabowo kenang sejarah Pertempuran Surabaya, peringati Hari Pahlawan
10 November 2025 7:11 WIB
Trump sebut perang Rusia di Ukraina bisa berakhir asal Eropa tekan finansial China
19 September 2025 11:19 WIB
Para pemimpin negara OKI dan Liga Arab serukan sanksi untuk Israel di Doha
16 September 2025 9:23 WIB