Ukraina: Pertempuran pecah di pembangkit listrik nuklir terbesar Eropa
Jumat, 4 Maret 2022 9:12 WIB
Asap muncul dari depot minyak, yang menurut pihak berwenang setempat, rusak akibat serangan bom di Chernihiv, Ukraina, dalam foto handout yang dirilis Kamis (3/3/2022). Press service of the Ukrainian State Emergency Service/Handout via REUTERS/AWW/djob (via REUTERS/PRESS SERVICE OF THE UKRAINIAN STATE E)
Los Angeles (ANTARA) - Pertempuran terjadi di pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia di Ukraina dan pasukan Rusia menembakkan roket dari berbagai sisi.
Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba di Twitter pada Jumat berdasarkan laporan wali kota setempat tentang serangan Rusia di sana.
Reuters belum dapat memverifikasi kebenaran informasi itu.
Baca juga: Mewaspadai dampak serangan siber perang Rusia-Ukraina
Baca juga: Ukraina minta dukungan Indonesia
"Tentara Rusia menembak dari semua sisi ke PLTN Zaporizhzhia, pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa," cuit Kuleba.
"Kebakaran telah terjadi. Jika (PLTN) itu meledak, ledakannya bisa 10 kali lebih besar daripada Chernobyl! Rusia harus SEGERA menghentikan serangannya, izinkan pemadam kebakaran, dirikan zona keamanan!" tulis Kuleba.
Kecelakaan nuklir terburuk dalam sejarah menimpa PLTN Chernobyl pada 1986 saat Ukraina menjadi bagian dari Uni Soviet.
Sumber: Reuters
Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba di Twitter pada Jumat berdasarkan laporan wali kota setempat tentang serangan Rusia di sana.
Reuters belum dapat memverifikasi kebenaran informasi itu.
Baca juga: Mewaspadai dampak serangan siber perang Rusia-Ukraina
Baca juga: Ukraina minta dukungan Indonesia
"Tentara Rusia menembak dari semua sisi ke PLTN Zaporizhzhia, pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa," cuit Kuleba.
"Kebakaran telah terjadi. Jika (PLTN) itu meledak, ledakannya bisa 10 kali lebih besar daripada Chernobyl! Rusia harus SEGERA menghentikan serangannya, izinkan pemadam kebakaran, dirikan zona keamanan!" tulis Kuleba.
Kecelakaan nuklir terburuk dalam sejarah menimpa PLTN Chernobyl pada 1986 saat Ukraina menjadi bagian dari Uni Soviet.
Sumber: Reuters
Pewarta : Anton Santoso
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Vladimir Putin tandatangani dekret untuk ambil alih PLTN Zaporizhzhia
06 October 2022 14:41 WIB, 2022
Tawaran Putin kerja sama teknologi nuklir momentum tepat realisasikan PLTN
06 July 2022 23:38 WIB, 2022