Kabupaten OKU kejar target vaksinasi pelajar
Senin, 15 November 2021 18:11 WIB
Seorang pelajar SMP di Kabupaten OKU, Sumsel divaksin COVID-19, Senin (15/11/2021). (FOTO ANTARA/Edo Purmana)
Baturaja, Sumsel (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan mengejar target vaksinasi COVID-19 bagi pelajar agar mencapai target 100 persen peserta didik tervaksin hingga Desember 2021.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Ogan Komering Ulu (OKU), Andi Prapto di Baturaja, Senin mengatakan, hingga saat ini cakupan vaksinasi pelajar usia 12-17 tahun di wilayahnya sudah mencapai sekitar 95 persen.
"Sejak program vaksinasi untuk kalangan pelajar digulirkan presentasi pencapaiannya sudah sekitar 95 persen," katanya.
Dia menjelaskan dari 36.926 target pelajar yang akan divaksin, sekitar 34 ribu diantaranya sudah mendapat suntikan vaksin tahap satu dan kedua.
Percepatan vaksinasi bagi pelajar usia 12-17 tahun ini terus dilakukan guna mendukung proses belajar tatap muka di sekolah agar terbebas dari penyebaran COVID-19.
Untuk mempercepat proses vaksinasi tersebut pihaknya melibatkan Dinas Pendidikan Kabupaten OKU untuk mengerahkan peserta didiknya agar segera datang ke tempat pelayanan vaksinasi guna disuntik vaksin COVID-19.
Selain itu, kata dia, melalui program keroyok vaksin melibatkan TNI dan Polri serta seluruh Puskesmas di setiap kecamatan diharapkan juga dapat mempercepat proses vaksinasi kalangan pelajar di wilayah itu.
"Untuk persediaan vaksin saat ini tidak ada masalah di mana tersedia sebanyak 26.000 dosis vaksin Sinovac dan Astrazeneca," katanya.
Pihaknya meminta kepada seluruh pelajar di Kabupaten OKU khususnya yang belum divaksin agar segera datang ke Puskesmas terdekat supaya dapat mencapai target kekebalan kelompok hingga Desember 2021.
"Target kami minimal akhir November 2021 seluruh pelajar di OKU sudah divaksin," demikian Andi Prapto.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Ogan Komering Ulu (OKU), Andi Prapto di Baturaja, Senin mengatakan, hingga saat ini cakupan vaksinasi pelajar usia 12-17 tahun di wilayahnya sudah mencapai sekitar 95 persen.
"Sejak program vaksinasi untuk kalangan pelajar digulirkan presentasi pencapaiannya sudah sekitar 95 persen," katanya.
Dia menjelaskan dari 36.926 target pelajar yang akan divaksin, sekitar 34 ribu diantaranya sudah mendapat suntikan vaksin tahap satu dan kedua.
Percepatan vaksinasi bagi pelajar usia 12-17 tahun ini terus dilakukan guna mendukung proses belajar tatap muka di sekolah agar terbebas dari penyebaran COVID-19.
Untuk mempercepat proses vaksinasi tersebut pihaknya melibatkan Dinas Pendidikan Kabupaten OKU untuk mengerahkan peserta didiknya agar segera datang ke tempat pelayanan vaksinasi guna disuntik vaksin COVID-19.
Selain itu, kata dia, melalui program keroyok vaksin melibatkan TNI dan Polri serta seluruh Puskesmas di setiap kecamatan diharapkan juga dapat mempercepat proses vaksinasi kalangan pelajar di wilayah itu.
"Untuk persediaan vaksin saat ini tidak ada masalah di mana tersedia sebanyak 26.000 dosis vaksin Sinovac dan Astrazeneca," katanya.
Pihaknya meminta kepada seluruh pelajar di Kabupaten OKU khususnya yang belum divaksin agar segera datang ke Puskesmas terdekat supaya dapat mencapai target kekebalan kelompok hingga Desember 2021.
"Target kami minimal akhir November 2021 seluruh pelajar di OKU sudah divaksin," demikian Andi Prapto.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tanamkan nilai kebangsaan sejak dini, Yuk Cici ajak pelajar Bayung Lencir jadi generasi penjaga Indonesia
03 February 2026 19:28 WIB
Pemkot Palembang jalankan program sosialisasi cegah penyalahgunaan narkoba ke pelajar
09 January 2026 17:45 WIB
Gubernur Sumsel lepas bantuan dari pelajar ke korban banjir dan longsor di Sumbar
11 December 2025 8:17 WIB
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Ombudsman Sumsel dorong Disdik sediakan kanal pengaduan pelaksanaan masuk sekolah
20 May 2026 21:21 WIB