
Empat karya riset pelajar OKU Timur berhasil ke tahap review OPSI 2026

Martapura (ANTARA) - Empat karya riset siswa SMP Negeri 2 Semendawai Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan lolos tahap review penelitian dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tahun 2026.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur, Dodi Purnama di Martapura, Sumsel, Kamis mengatakan bahwa pihaknya memberikan apresiasi atas capaian tersebut.
Ia menilai keberhasilan ini sebagai indikator tumbuhnya budaya riset di kalangan pelajar dan membuka peluang menuju kompetisi tingkat nasional di ajang yang sama pada Agustus 2026.
Dia menjelaskan, adapun empat riset yang lolos tahap review OPSI 2026 meliputi bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Di bidang ini, kata dia, siswa bernama Komang Sri Anggun bersama Wayan Bianca Angelina menghadirkan inovasi ramah lingkungan bertajuk JERKONG-FOAM.
Produk ini merupakan kemasan buah dan sayur yang dapat ditanam kembali (plantable) dengan memanfaatkan limbah jerami padi dan kulit singkong.
Kemudian, penelitian lain di bidang yang sama dilakukan oleh Lexytha Praja Meura dan Wayan Citra.
Mereka mengkaji penggunaan edible coating berbahan ekstrak biji kelor (Moringa oleifera) untuk memperpanjang masa simpan Tahu sekaligus menghambat pertumbuhan mikroba sebagai kontribusi terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dari bidang Ilmu Pengetahuan Sosial, Kemanusiaan dan Seni (IPS), Made Lestari dan M Fais Nuzula Dewangga mengangkat isu etika pergaulan remaja melalui penelitian berjudul “Canda atau Cela?”.
Mereka merancang permainan edukatif “Batas Candaan Nusantara” guna mencegah bullying verbal dan meningkatkan kesadaran berbahasa di kalangan pelajar.
Selanjutnya, di bidang Ilmu Pengetahuan Teknik (IPT) di mana Quinsha Cinta Yudika dan Putu Varen Nitia mengembangkan inovasi NUTRI-DESK, yakni meja belajar yang dilengkapi fitur literasi gizi interaktif.
Inovasi ini dirancang untuk membantu siswa memahami kandungan gizi dari menu MBG secara praktis.
"Kami dari Dinas Pendidikan akan terus mendukung penuh inovasi dan kreativitas para siswa. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pelajar di OKU Timur mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Dodi.
Hal senada disampaikan guru pembimbing, Gede Muditha mengungkapkan bahwa pencapaian ini adalah buah dari ketekunan anak-anak dalam meneliti di sekolah.
Menurutnya, tahap review dalam OPSI menjadi penentu kelanjutan ke tahap berikutnya.
"Jika seluruh penelitian dinyatakan memenuhi kelayakan metodologi ilmiah, keempat tim ini akan melangkah ke tingkat nasional dan membawa nama OKU Timur di ajang bergengsi tersebut," ujar dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Empat karya riset pelajar OKU Timur lolos tahap review OPSI 2026
Pewarta: Edo Purmana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
