
Bengkulu terapkan jam malam bagi pelajar SD dan SMP

Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu dalam waktu dekat akan memberlakukan jam malam bagi pelajar tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah tersebut guna menekan potensi kenakalan remaja.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi akan menerbitkan surat edaran (SE) terkait pemberlakuan jam malam bagi pelajar guna memastikan para pelajar berada di rumah pada waktu yang tepat untuk beristirahat dan belajar.
"Jika mereka keluar di atas jam malam yang telah ditentukan, itu bukan lagi waktu belajar. Petugas dari Linmas, Satpol PP, dibantu oleh kepolisian dan TNI akan melakukan patroli untuk memberikan pemahaman dan meminta mereka segera pulang ke rumah," ujar dia di Kantor Merah Putih Bengkulu, Sabtu.
Untuk jam malam yang diatur yaitu jam belajar pukul 18.00 hingga 21.00 WIB dan para pelajar dilarang berkeliaran atau berkerumun di luar rumah di atas pukul 21.00 WIB tersebut.
Dedy menyebut, selain melakukan penertiban di lapangan, pemerintah kota juga menekankan peran krusial orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka dan orang tua diminta agar tidak abai ketika anaknya belum pulang hingga larut malam.
"Kami meminta orang tua lebih perhatian. Jika pukul 22.00 WIB anak belum pulang, tolong dicari dan pastikan mereka kembali ke rumah. Jangan sampai anak-anak kita berkeliaran tanpa tujuan hingga dini hari," sebut dia.
Hal tersebut dilakukan agar menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga Kota Bengkulu, sekaligus menghindarkan generasi muda dari aktivitas negatif seperti tawuran atau balap liar.
Di sisi lain, Kapolresta Bengkulu menerangkan bahwa angka kriminalitas sebenarnya menurun secara statistik, Walikota menyoroti adanya fenomena psikologi kecemasan di tengah warga.
Sebab, pihaknya menerima banyaknya aduan melalui pesan singkat (WA/SMS) yang masuk menunjukkan masyarakat merasa tidak tenang saat keluar rumah, terutama saat malam hari atau waktu ibadah tarawih
Pewarta: Anggi Mayasari
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
