Katy Perry berusaha tidak ngidam selama isolasi diri bersama tunangannya
Kamis, 30 April 2020 9:27 WIB
Penyanyi Katy Perry (ANTARA/Instagram @katyperry)
Jakarta (ANTARA) - Katy Perry harus berpikir hati-hati untuk memuaskan hasrat ngidam selama pandemik virus corona baru (COVID-19).
Pelantun "Roar" itu mengisolasi diri bersama tunangannya, Orlando Bloom atau ayah dari bayi yang dikandungnya, dan ia menahan diri tidak meminta semangka segar pada pukul 2 dini hari.
Ia belajar untuk bersyukur atas hal-hal kecil selama karantina serta menjaga agar tidak mengidam berlebihan.
"Itu salah satu dari hal-hal di mana biasanya kamu pernah mendengar cerita tentang seorang wanita hamil mendambakan sesuatu dan suami atau tunangannya akan bergegas ke toko kelontong jam dua pagi. Ini tidak perlu terburu-buru ke toko kelontong," ujar Katy dilansir Aceshowbiz, Kamis.
"Ini seperti, 'Apakah kamu benar-benar menginginkan semangka itu? Apakah kamu benar-benar membutuhkan jeruk itu? Apakah kamu benar-benar membutuhkan acar itu? Apakah kamu benar-benar ingin mempertaruhkan nyawamu untuk acar?'," lanjutnya.
Tak hanya menahan diri untuk ngidam, Katy juga berjuang dalam mengontrol emosi selama isolasi diri. Sebab, ia juga tinggal dengan dua keponakannya yang masih kecil.
"Semua orang terus bermasalah dengan kontrol diri akhir-akhir ini. Aku melakukan karantina bersama dua keponakanku, yang berumur tiga dan enam tahun, jadi semuanya tidak begitu rapi seperti sebelumnya," jelas Katy.
Pelantun "Roar" itu mengisolasi diri bersama tunangannya, Orlando Bloom atau ayah dari bayi yang dikandungnya, dan ia menahan diri tidak meminta semangka segar pada pukul 2 dini hari.
Ia belajar untuk bersyukur atas hal-hal kecil selama karantina serta menjaga agar tidak mengidam berlebihan.
"Itu salah satu dari hal-hal di mana biasanya kamu pernah mendengar cerita tentang seorang wanita hamil mendambakan sesuatu dan suami atau tunangannya akan bergegas ke toko kelontong jam dua pagi. Ini tidak perlu terburu-buru ke toko kelontong," ujar Katy dilansir Aceshowbiz, Kamis.
"Ini seperti, 'Apakah kamu benar-benar menginginkan semangka itu? Apakah kamu benar-benar membutuhkan jeruk itu? Apakah kamu benar-benar membutuhkan acar itu? Apakah kamu benar-benar ingin mempertaruhkan nyawamu untuk acar?'," lanjutnya.
Tak hanya menahan diri untuk ngidam, Katy juga berjuang dalam mengontrol emosi selama isolasi diri. Sebab, ia juga tinggal dengan dua keponakannya yang masih kecil.
"Semua orang terus bermasalah dengan kontrol diri akhir-akhir ini. Aku melakukan karantina bersama dua keponakanku, yang berumur tiga dan enam tahun, jadi semuanya tidak begitu rapi seperti sebelumnya," jelas Katy.
Pewarta : Maria Cicilia
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BI: Rupiah digital bisa digunakan untuk membeli barang di metaverse
05 December 2022 12:31 WIB, 2022
Sepekan, target realisasi dana PEN hingga ekonomi positif kuartal IV
15 November 2020 11:22 WIB, 2020
Perry Warjiyo proyeksi Indonesia alami defisit Rp21,8 triliun pada 2021
28 September 2020 20:35 WIB, 2020
Terpopuler - Gaya Hidup
Lihat Juga
Polisi tunggu hasil pemeriksaan dokter soal kematian influencer Lula Lahfah
26 January 2026 16:09 WIB