Ogan Komering Ulu dapat kucuran ADD senilai Rp97,5 miliar
Rabu, 19 Februari 2020 15:35 WIB
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). (Antara/Edo Purmana/20)
Baturaja (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan pada tahun ini mendapat kucuran Alokasi Dana Desa (ADD) dari pemerintah pusat sebesar Rp97,5 miliar untuk seluruh desa di wilayah itu.
"ADD yang akan diterima Pemkab OKU tahun ini totalnya mencapai Rp97,5 miliar," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Ogan Komering Ulu, Ahmad Firdaus melalui Kasi Keuangan dan Aset Desa, Helmi di Baturaja, Rabu.
Dia mengemukakan, besaran dana yang akan diterima tahun ini tersebut bertambah dibandingkan ADD pada 2019 lalu yaitu hanya sebesar Rp93,5 miliar.
"Ya, ADD tahun ini bertambah sebesar Rp4 miliar dibandingkan tahun 2019 lalu," ungkapnya.
Dia menjelaskan, dana tersebut diperuntukkan bagi 143 desa yang ada di kabupaten tersebut yang akan dibagikan empat tahap dalam satu tahun anggaran.
"Dana bantuan yang akan diterima setiap desa bervariasi melihat jumlah penduduk dan luasan wilayah. Namun, rata-rata setiap desa mendapat bantuan dana di atas Rp600 juta," jelasnya.
Menurut dia, dana yang akan ditransfer ke rekening setiap desa penerima bantuan tersebut diperuntukkan bagi kemajuan desa seperti peningkatan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat desa.
"Peruntukan ADD ini hampir sama dengan Dana Desa (DD) yang harus digunakan untuk kemajuan desa," katanya.
Oleh sebab itu, ia mengimbau kepada seluruh pejabat di pemerintahan desa agar menggunakan dana bantuan tersebut sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang ditetapkan oleh pemerintah.
"Jadi, hati-hati dalam menggunakan dana bantuan ini karena setiap penggunaannya harus dipertanggungjawabkan," ujarnya.*
"ADD yang akan diterima Pemkab OKU tahun ini totalnya mencapai Rp97,5 miliar," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Ogan Komering Ulu, Ahmad Firdaus melalui Kasi Keuangan dan Aset Desa, Helmi di Baturaja, Rabu.
Dia mengemukakan, besaran dana yang akan diterima tahun ini tersebut bertambah dibandingkan ADD pada 2019 lalu yaitu hanya sebesar Rp93,5 miliar.
"Ya, ADD tahun ini bertambah sebesar Rp4 miliar dibandingkan tahun 2019 lalu," ungkapnya.
Dia menjelaskan, dana tersebut diperuntukkan bagi 143 desa yang ada di kabupaten tersebut yang akan dibagikan empat tahap dalam satu tahun anggaran.
"Dana bantuan yang akan diterima setiap desa bervariasi melihat jumlah penduduk dan luasan wilayah. Namun, rata-rata setiap desa mendapat bantuan dana di atas Rp600 juta," jelasnya.
Menurut dia, dana yang akan ditransfer ke rekening setiap desa penerima bantuan tersebut diperuntukkan bagi kemajuan desa seperti peningkatan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat desa.
"Peruntukan ADD ini hampir sama dengan Dana Desa (DD) yang harus digunakan untuk kemajuan desa," katanya.
Oleh sebab itu, ia mengimbau kepada seluruh pejabat di pemerintahan desa agar menggunakan dana bantuan tersebut sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang ditetapkan oleh pemerintah.
"Jadi, hati-hati dalam menggunakan dana bantuan ini karena setiap penggunaannya harus dipertanggungjawabkan," ujarnya.*
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenag Sumsel kumpulkan dana bantuan Rp1,7 miliar untuk korban bencana Sumatera
22 December 2025 13:58 WIB
Pemprov Sumsel bantu dana perbaikan jalan rusak di Kabupaten OKU Rp7 miliar
02 December 2025 15:35 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB