Jakarta (ANTARA) - Jalan-jalan ke Cililitan, Senin siang, jangan takut lapar, banyak jajanan tersedia salah satunya ketupat gulai paku 'Suko Mananti' Pasar Lockbin yang menyediakan sepiring ketupat sayur nangka dicampur paku (pakis) yang melegenda dari Sumatera Barat.

Kedai milik Haji Indra Djambak (60) sudah beroperasi sejak tahun 1974, saat Terminal Cililitan, Jakarta Timur masih melayani penumpang. Berlokasi di pinggir Jalan Raya Bogor, dekat persimpangan lampu merah PGC, sebelah kiri dari arah Jakarta.

"Dulu zamannya Terminal Cililitan masih ada, kami sudah berjualan di sini, boleh dikata kami yang pertama jualan ketupat di Pasar Cililitan ini," kata Sunarto (54) karyawan kedai ketupat gulai paku 'Suko Mananti'.

Tampilan warung cukup sederhana, tetapi pembeli yang datang adalah pelanggan lama maupun baru yang mengenal ketupat sayur "Suko Menanti' dengan rasanya yang khas.

Sepiring ketupat yang disajikan dengan harga Rp12 ribu per porsi lengkap dengan telur ini, menyajikan rasa gulai padang yang kental dan khas dengan pedasnya.

Perpaduan gulai paku (pakis) dan nangka ini yang menjadikannya legenda, sehingga banyak pembeli yang datang kembali untuk mencicipinya.

Sejak awal buka kedai ketupat gulai paku ini hanya beroperasi pagi hari yakni dari pukul 06.00 sampai 09.00 WIB, itu pun paling lama kalau sepi pembeli. Biasanya jam 08.00 WIB sudah tutup.

Tetapi, sejak Terminal Cililitan berpindah ke Kampung Rambutan dan lokasinya berubah menjadi Pusat Grosir Cililitan, warung ketupat gulai paku "Suko Mananti" beroperasi selama 24 jam nonstop.

Walau beroperasi selama 24 jam, ketupat maupun gulai yang disediakan selalu baru dan segar.

Saat berkesempatan mencicipi sepiring ketupat gulai paku porsi lengkap dengan telur bulat, untuk dapat merasakannya. Porsinya yang lengkap, satu ketupat disiram gulai nangka dan gulai paku ditambah kerupuk merah asli dari Sumatera Barat.

Akan lebih nikmat lagi bila dikombinasikan dengan gorengan sala lauk yang terbuat adonan tepung bercampur ikan asin, atau kerupuk kulit yang renyah.

Di warung ini juga menyediakan jajanan pelengkap lainnya seperti keripik opak khas Kamang, Sumatera Barat, peyek kacang dan keripik singkong balado, nikmatnya mengenyangkan.


Desi Ratnasari (30) pelanggan dari Halim Perdana Kusuma sudah berlangganan ketupat gulai paku sejak 2009, mengaku menggemari ketupat padang tersebut karena rasanya yang melegenda.

"Sudah legend banget ya mbak, saya sering beli, pertama kali beli saat ibu saya masih ada, sekarang ibu saya sudah wafat tahun 2009," kata Desi.

Menurut Desi, rasa gulai yang khas dan ketupat yang dimasak dengan beras berkualitas, jadi kenikmatan tersendiri untuk terus membeli. Bahkan Desi juga kerap mengajak teman-teman kantor untuk mencicipinya.

"Karena buka 24 jam, kapan saya kepingin bisa singgah dan beli, siang, pagi atau pun tengah malam," kata Desi.

Harga jual ketupat gulai paku ini relatif terjangkau, untuk paket lengkap Rp12 ribu plus telur, tanpa telur Rp10 ribu. Ditambah harga jajajan seperti lauk dan aneka kerupuk dijual dari harga Rp1.000 sampai Rp2.000 per bungkus.

Imah (59) bersama anaknya Puji Mulyati (20) sudah jadi pelanggan tetap sejak harga ketupat gulai paku dijual seharga Rp8.000 per porsi.

"Harganya yang sekarang masih terjangkau, apalagi porsinya banyak bikin kenyang," kata Imah.

Selain melayani pembeli 24 jam setiap hari, ketupat gulai paku 'Suko Mananti' juga melayani pemesanan untuk pesta kawinan. Untuk pemesanan bisa langsung menghubungi nomor 085211229926 atas nama Sunarto.

Pewarta : Laily Rahmawaty
Uploader : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2024