Kemenkopolhukam: Pemerintahan di Sulteng mulai berjalan
Senin, 8 Oktober 2018 15:44 WIB
Pegawai Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air Sulawesi Tengah, Senin (8/10/2018) mengikuti apel pagi mengawali kegiatan masuk kerja setelah dilanda gempa pada Jumat (28/9/2018) (ANTARA/Fauzi Lamboka)
Jakarta (ANTARA News Sumsel) - Ketua Subsatgas Pendampingan Pusat Bencana Sulteng Kemenkopolhukam Achmad Djamaludin mengatakan pemerintahan di Sulawesi Tengah sudah mulai berjalan setelah dihantam bencana gempa, tsunami dan likuifaksi.
"Tadi pagi aparat sipil sudah apel, terutama di dinas kependudukan dan catatan sipil untuk melayani surat kematian," kata Djamal dalam jumpa pers di Jakarta, Senin.
Djamal mengatakan surat kematian tersebut salah satu berkas yang penting dimiliki ahli waris, terutama untuk menjadi dasar Kementerian Sosial memberikan bantuan sosial setelah bencana.
Menurut Djamal, situasi di Sulawesi Tengah saat ini sudah mulai membaik karena listrik sudah mulai menyala hingga 90 persen setelah pembangkit listrik tenaga diesel dan gardu induk difungsikan.
"Listrik terutama diutamakan untuk mendukung perbankan dan dapur umum. Yang masih terkendala adalah jaringan listrik ke rumah-rumah warga. Sebanyak 1.000 relawan PLN sedang melakukan pengecekan," jelasnya.
Layanan jaringan seluler juga sudah mulai berfungsi, meskipun di beberapa lokasi baru mencakup sekitar 50 persen, sehingga memudahkan komunikasi dan koordinasi.
"Pasokan bahan bakar minyak sudah mulai berjalan baik. Sudah ada 27 stasiun pengisian bahan bakar umum di Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parigi Moutong yang melayani masyarakat," tuturnya.
Keberadaan stasiun pengisian bahan bakar umum tersebut juga didukung sembilan mobil tanki bahan bakar minyak yang dilengkapi "dispenser" sehingga tidak lagi menggunakan pompa engkol.
"Stok bahan bakar dari depo Palu dan Donggala saat ini masih mencukup," ujarnya.
Djamal menjadi salah satu narasumber dalam jumpa pers terkait penanganan gempa,tsunami dan likuifaksi Sulawesi Tengah di Graha BNPB, Jakarta.
Selain Djamal, narasumber lainnya adalah Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencan (BNPB) Willem Rampangilei, Ketua Subsatgas Luar Negeri Pendampingan Pusat Bencana Sulteng Kemenkopolhukam Yoedhi Swastomo dan Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho.
"Tadi pagi aparat sipil sudah apel, terutama di dinas kependudukan dan catatan sipil untuk melayani surat kematian," kata Djamal dalam jumpa pers di Jakarta, Senin.
Djamal mengatakan surat kematian tersebut salah satu berkas yang penting dimiliki ahli waris, terutama untuk menjadi dasar Kementerian Sosial memberikan bantuan sosial setelah bencana.
Menurut Djamal, situasi di Sulawesi Tengah saat ini sudah mulai membaik karena listrik sudah mulai menyala hingga 90 persen setelah pembangkit listrik tenaga diesel dan gardu induk difungsikan.
"Listrik terutama diutamakan untuk mendukung perbankan dan dapur umum. Yang masih terkendala adalah jaringan listrik ke rumah-rumah warga. Sebanyak 1.000 relawan PLN sedang melakukan pengecekan," jelasnya.
Layanan jaringan seluler juga sudah mulai berfungsi, meskipun di beberapa lokasi baru mencakup sekitar 50 persen, sehingga memudahkan komunikasi dan koordinasi.
"Pasokan bahan bakar minyak sudah mulai berjalan baik. Sudah ada 27 stasiun pengisian bahan bakar umum di Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parigi Moutong yang melayani masyarakat," tuturnya.
Keberadaan stasiun pengisian bahan bakar umum tersebut juga didukung sembilan mobil tanki bahan bakar minyak yang dilengkapi "dispenser" sehingga tidak lagi menggunakan pompa engkol.
"Stok bahan bakar dari depo Palu dan Donggala saat ini masih mencukup," ujarnya.
Djamal menjadi salah satu narasumber dalam jumpa pers terkait penanganan gempa,tsunami dan likuifaksi Sulawesi Tengah di Graha BNPB, Jakarta.
Selain Djamal, narasumber lainnya adalah Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencan (BNPB) Willem Rampangilei, Ketua Subsatgas Luar Negeri Pendampingan Pusat Bencana Sulteng Kemenkopolhukam Yoedhi Swastomo dan Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho.
Pewarta : Dewanto Samodro
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Densus 88 tangkap lima warga terduga teroris di Palu dan Sigi Sulawesi Tengah
17 March 2023 15:27 WIB, 2023
Menhan sebut kedaulatan bangsa perlu di topang dengan demokrasi sehat
26 November 2022 19:57 WIB, 2022
Polda Sulteng makamkan jenazah Askar anggota kelompok MIT di kota Palu
30 September 2022 15:47 WIB, 2022
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Kejati Sumsel pulihkan keuangan negara senilai Rp1,2 triliun dari kasus perbankan
07 May 2026 23:03 WIB