Lima desa dapat bantuan tower seluler
Senin, 13 Agustus 2018 16:57 WIB
Pemancar Telekomunikasi (Foto Antarasumsel.com/Awi)
Musi Rawas Utara (ANTARA News Sumsel) - Lima desa di Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, mendapatkan bantuan pembangunan tower telekomunikasi di Lima desa dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.
"Bantuan ini kami dapatkan melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)," kata Kepala Dinas Kominfo Muratara, Al Azhar, di Muara Rupit, Senin.
Kelima desa yang mendapat pembangunan tower seluler tersebut adalah Desa Kuto Tanjung, Desa Napallicin, Desa Jangkat, Desa Pulau Kidak, dan Desa Lubuk Kumbung.
"Lima desa itu sama sekali belum memiliki sinyal handphone, sekarang sudah mulai dikerjakan oleh pihak ketiga, kami hanya pengawasan saja," katanya.
Menurut Al Azhar, masih banyak desa yang belum tersedia sinyal telekomunikasi, padahal di era globalisasi saat ini sinyal tersebut sudah menjadi kebutuhan masyarakat untuk berkomunikasi jarak jauh.
"Berdasarkan laporan masing-masing kecamatan, dari 82 desa di Kabupaten Muratara, ada 46 desa belum memiliki sinyal handphone, sementara ada 20 desa memiliki sinyal lemah atau hilang timbul," ujarnya.
Oleh sebab itu, pihaknya terus melakukan koordinasi dan mengusulkan kepada Kementerian Kominfo, serta usulan kepada PT Telkom untuk melakukan pembangunan tower Base Transceiver Station (BTS) di wilayah Muratara.
"Bantuan ini kami dapatkan melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)," kata Kepala Dinas Kominfo Muratara, Al Azhar, di Muara Rupit, Senin.
Kelima desa yang mendapat pembangunan tower seluler tersebut adalah Desa Kuto Tanjung, Desa Napallicin, Desa Jangkat, Desa Pulau Kidak, dan Desa Lubuk Kumbung.
"Lima desa itu sama sekali belum memiliki sinyal handphone, sekarang sudah mulai dikerjakan oleh pihak ketiga, kami hanya pengawasan saja," katanya.
Menurut Al Azhar, masih banyak desa yang belum tersedia sinyal telekomunikasi, padahal di era globalisasi saat ini sinyal tersebut sudah menjadi kebutuhan masyarakat untuk berkomunikasi jarak jauh.
"Berdasarkan laporan masing-masing kecamatan, dari 82 desa di Kabupaten Muratara, ada 46 desa belum memiliki sinyal handphone, sementara ada 20 desa memiliki sinyal lemah atau hilang timbul," ujarnya.
Oleh sebab itu, pihaknya terus melakukan koordinasi dan mengusulkan kepada Kementerian Kominfo, serta usulan kepada PT Telkom untuk melakukan pembangunan tower Base Transceiver Station (BTS) di wilayah Muratara.
Pewarta : Rahmat Aizullah
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Desain mewah Masjid Raya di Kompleks Stadion Pakansari Bogor, ada Menara Tauhid 66 meter
17 May 2025 10:29 WIB
Dua tentara RI di Lebanon luka saat bertugas di menara observasi UNIFIL
11 October 2024 8:46 WIB, 2024