Bulog salurkan beras sejahtera capai 94 persen
Selasa, 15 Mei 2018 18:59 WIB
Arsip - Pekerja menyusun karung beras sejahtera sebelum diberangkatkan usai peluncuran Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Bansos Rastra) di Gudang penyimpanan beras kenten Bulog Divre Sumsel Babel, Rabu (17/1). ANTARA News Sumsel/Feny Selly/Ang/18
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Penyaluran bantuan sosial beras sejahtera yang dialokasikan Perum Bulog Divisi Regional Sumatera Selatan dan Bangka Belitung pada Mei 2018 mencapai 94 persen.
Kepala Perum Bulog Divisi Regional Sumatera Selatan dan Bangka Belitung Yusuf Salahuddin di Palembang, Selasa mengatakan, alokasi penyaluran bantuan sosial beras sejahtera (Bansos rastra) hingga minggu kedua periode Mei 2018 mencapai 94 persen dan diharapkan sampai akhir Mei bisa terealisasi 100 persen.
Menurut dia, secara prinsip penyaluran bansos rastra ini tidak ada kendala yang dihadapi di lapangan.
"Jadi, kami tinggal menunggu pelaksanaan alokasi Juni nanti atau terbitnya surat perintah penyaluran, katanya.
Dia menjelaskan, dulu dikenal dengan SPA yang diterbitkan oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota sedangkan sekarang surat perintah penyaluran yang diterbitkan langsung dari Kementerian Sosial sebagai dasar Bulog melakukan pendistribusian.
Untuk ketersediaan stok bansos program rastra ini mencukupi kebutuhan sampai enam bulan ke depan.
Sementara untuk pengadaan beras dari awal tahun hingga saat ini sekitar 3.000 ton dari target yang ditetapkan pada 2018 sebanyak 80 ribu ton.
Mengenai harga beras ia menjelaskan dengan harga jual Rp11.000 perkilogram.
Selain beras, Bulog juga menyiapkan minyak goreng dengan harga Rp12.500 perliter, tepung terigu Rp8.000 perkilogram dan gula Rp11.500 perkilogram, katanya.
Kepala Perum Bulog Divisi Regional Sumatera Selatan dan Bangka Belitung Yusuf Salahuddin di Palembang, Selasa mengatakan, alokasi penyaluran bantuan sosial beras sejahtera (Bansos rastra) hingga minggu kedua periode Mei 2018 mencapai 94 persen dan diharapkan sampai akhir Mei bisa terealisasi 100 persen.
Menurut dia, secara prinsip penyaluran bansos rastra ini tidak ada kendala yang dihadapi di lapangan.
"Jadi, kami tinggal menunggu pelaksanaan alokasi Juni nanti atau terbitnya surat perintah penyaluran, katanya.
Dia menjelaskan, dulu dikenal dengan SPA yang diterbitkan oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota sedangkan sekarang surat perintah penyaluran yang diterbitkan langsung dari Kementerian Sosial sebagai dasar Bulog melakukan pendistribusian.
Untuk ketersediaan stok bansos program rastra ini mencukupi kebutuhan sampai enam bulan ke depan.
Sementara untuk pengadaan beras dari awal tahun hingga saat ini sekitar 3.000 ton dari target yang ditetapkan pada 2018 sebanyak 80 ribu ton.
Mengenai harga beras ia menjelaskan dengan harga jual Rp11.000 perkilogram.
Selain beras, Bulog juga menyiapkan minyak goreng dengan harga Rp12.500 perliter, tepung terigu Rp8.000 perkilogram dan gula Rp11.500 perkilogram, katanya.
Pewarta : Susilawati
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Penyaluran MBG di Palembang selama Ramadhan sesuaikan kesepakatan sekolah dan SPPG
24 February 2026 21:29 WIB
OKI salurkan 142.700 kilogram benih padi dari Kementan untuk sawah terdampak banjir
15 January 2026 8:16 WIB
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel salurkan bantuan untuk korban bencana di Belitang
13 January 2026 19:27 WIB
Realisasi penyaluran pupuk subsidi di Sumsel capai 82 persen per Desember 2025
30 December 2025 11:06 WIB
Herman Deru luruskan persepsi publik terkait aturan baru terkait penyaluran biosolar
22 November 2025 9:38 WIB
Ditlantas Polda Sumsel: Aturan baru penyaluran biosolar urai macet di Palembang
22 November 2025 9:37 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB, 2025