BNI garap program perhutanan
Minggu, 8 April 2018 18:16 WIB
BNI. (ANTARA /Zarqoni Maksum)
Makassar (ANTARA News Sumsel) - PT Bank Negara Indonesia (BNI) Makassar tengah menggarap dan menyukseskan program perhutanan sosial untuk mambantu dan memberikan layanan modal bagi masyarakat di Sulawesi Selatan.
Pimpinan BNI Wilayah Makassar Edy Awaludin di Makassar, Minggu, mengatakan komunikasi awal untuk program tersebut memang sudah dibicarakan bersama Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) namun masih perlu dilanjutkan atau dilakukan penajaman.
"Kami sudah bertemu Gubernur Sulsel untuk mengembangkan program ini di Sulsel. Kita berharap setelah pemilihan gubernur (terpilih pemerintahan baru), kami bisa kembali melanjutkan pembicaraan akhirnya," kata dia.
Untuk saat ini, kata dia, program bantuan perhutanan sosial baru dilaksanakan di Jawa Timur. Dan diharapkan hal itu juga sudah bisa dilakukan di Sulsel yang secara geografis juga memiliki hutan atau lahan yang cukup luas.
Dengan bantuan program perhutanan sosial tersebut, maka masyarakat akan lebih terbantu sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Alasannya karena dengan program itu membuat masarakat mendaatkan kepastian lahan garapan, akses pembiayaan dengan kredit usaha rakyat (KUR).
Selain itu tentunya memberikan jangka waktu garapan, jaminan pasar skema Off taker, hingga pendampingan yang memang dibutuhkan agar bisa menuai hasil seperti yang diharapkan bersama.
Ia menjelaskan, untuk program ini tentunya akan membutuhkan sosialisasi yang lebih rutin kedepan. Sebab dengan hal itu membuat program bisa berjalan efektif dan masyarakat juga mengetahui jika ada layanan yang memang memberikan kemudahan.
Pihaknya terus berkomitmen memberikan layanan maksimal kepada masyarakat untuk bisa mengangkte kesejahteraannya melalui bantuan pembiayaan.
"Kita memang sudah menjalin kerjasama untuk program perhutanan sosial dan itu sudah berjalan di Jawa Timur. Untuk Makassar atau Sulsel sendiri, kita sudah melakukan persiapan untuk itu dan kita harapkan bisa segera diberlakukan," ujarnya.
(T.KR-AKR/Santoso)
Pimpinan BNI Wilayah Makassar Edy Awaludin di Makassar, Minggu, mengatakan komunikasi awal untuk program tersebut memang sudah dibicarakan bersama Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) namun masih perlu dilanjutkan atau dilakukan penajaman.
"Kami sudah bertemu Gubernur Sulsel untuk mengembangkan program ini di Sulsel. Kita berharap setelah pemilihan gubernur (terpilih pemerintahan baru), kami bisa kembali melanjutkan pembicaraan akhirnya," kata dia.
Untuk saat ini, kata dia, program bantuan perhutanan sosial baru dilaksanakan di Jawa Timur. Dan diharapkan hal itu juga sudah bisa dilakukan di Sulsel yang secara geografis juga memiliki hutan atau lahan yang cukup luas.
Dengan bantuan program perhutanan sosial tersebut, maka masyarakat akan lebih terbantu sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Alasannya karena dengan program itu membuat masarakat mendaatkan kepastian lahan garapan, akses pembiayaan dengan kredit usaha rakyat (KUR).
Selain itu tentunya memberikan jangka waktu garapan, jaminan pasar skema Off taker, hingga pendampingan yang memang dibutuhkan agar bisa menuai hasil seperti yang diharapkan bersama.
Ia menjelaskan, untuk program ini tentunya akan membutuhkan sosialisasi yang lebih rutin kedepan. Sebab dengan hal itu membuat program bisa berjalan efektif dan masyarakat juga mengetahui jika ada layanan yang memang memberikan kemudahan.
Pihaknya terus berkomitmen memberikan layanan maksimal kepada masyarakat untuk bisa mengangkte kesejahteraannya melalui bantuan pembiayaan.
"Kita memang sudah menjalin kerjasama untuk program perhutanan sosial dan itu sudah berjalan di Jawa Timur. Untuk Makassar atau Sulsel sendiri, kita sudah melakukan persiapan untuk itu dan kita harapkan bisa segera diberlakukan," ujarnya.
(T.KR-AKR/Santoso)
Pewarta : Abd Kadir
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Sumsel-Icraf luncurkan aplikasi SiAlam permudah akses perhutanan sosial
10 December 2025 18:10 WIB
Sumsel percepat perizinan perhutanan sosial dengan sistem informasi akses
17 July 2024 18:21 WIB, 2024
Pinus Indonesia bina perempuan desa di Sumsel kelola perhutanan sosial
20 December 2023 19:21 WIB, 2023
Festival PeSoNa KLHKmembangun perhutanan sosial yang produktif dan berkelanjutan
06 June 2023 18:42 WIB, 2023
Halaqah NU hasilkan rumusan peremajaan sawit rakyat dan program perhutanan sosial
06 March 2022 19:57 WIB, 2022
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
Bank Sumsel Babel dukung Pemprov Sumsel wujudkan "Health Tourism" berkelas nasional
06 July 2026 8:14 WIB