Pembangunan antarkabupaten dan kota di Sumsel harus singkron
Kamis, 8 Maret 2018 18:47 WIB
Ekowati Retnaningsih (ANTARA News Sumsel/Ist)
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Pembangunan di Sumatera Selatan harus singkron dengan Kabupaten dan kota di daerah itu supaya program yang dilaksanakan dapat berlanjut.
Ketua Bappeda Sumsel Ekowati Retnaningsih di Palembang, Kamis mengatakan, singkronisasi tersebut supaya pembangunan di kabupaten dan kota berkesinambungan.
"Bukan itu saja tetapi singkronisasi itu juga terintegrasi dengan organisasi perangkat daerah dengan kabupaten dan kota," ujar dia.
Menurut dia, sinkronisasi yang dilakukan itu sebagai panduan bagi seluruh stakeholder di Sumsel dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah 2019.
Apalagi rancangan Rencana Kerja Pemerintah 2019 yang menjadi prioritas nasional bertemakan pemerataan pembangunan untuk pertumbuhan berkualitas, ujar dia.
Dia mengatakan, pembangunan yang dilaksanakan antara lain pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar, kemudian pengurangan kesenjangan antarwilayah melalui penguatan konektivitas dan kemaritiman.
Selain itu juga peningkatan nilai tambah ekonomi melalui pertanian, industri dan jasa produktif, ujar dia.
Selanjutnya pemantapan ketahanan energi, pangan dan ketahanan sumber daya air
Namun, lanjut dia, yang lebih penting lagi stabilitas keamanan nasional dan kesuksesan pemilu.
Oleh karena itu pihaknya bersama pemerintah kabupaten dan kota telah melaksanakan rapat yang bertajuk Sinkronisasi untuk rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) 2019.
Sebelumnya Gubenur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, arah kebijakan pembangunan daerah pada 2019 menjadi tanggung jawab bersama.
Untuk Pejabat Sementara Bupati maupun wali kota harus mempersiapkan sejak dini dan bertanggung jawab bersama kepala daerah yang terpilih, tambah dia.
Ketua Bappeda Sumsel Ekowati Retnaningsih di Palembang, Kamis mengatakan, singkronisasi tersebut supaya pembangunan di kabupaten dan kota berkesinambungan.
"Bukan itu saja tetapi singkronisasi itu juga terintegrasi dengan organisasi perangkat daerah dengan kabupaten dan kota," ujar dia.
Menurut dia, sinkronisasi yang dilakukan itu sebagai panduan bagi seluruh stakeholder di Sumsel dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah 2019.
Apalagi rancangan Rencana Kerja Pemerintah 2019 yang menjadi prioritas nasional bertemakan pemerataan pembangunan untuk pertumbuhan berkualitas, ujar dia.
Dia mengatakan, pembangunan yang dilaksanakan antara lain pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar, kemudian pengurangan kesenjangan antarwilayah melalui penguatan konektivitas dan kemaritiman.
Selain itu juga peningkatan nilai tambah ekonomi melalui pertanian, industri dan jasa produktif, ujar dia.
Selanjutnya pemantapan ketahanan energi, pangan dan ketahanan sumber daya air
Namun, lanjut dia, yang lebih penting lagi stabilitas keamanan nasional dan kesuksesan pemilu.
Oleh karena itu pihaknya bersama pemerintah kabupaten dan kota telah melaksanakan rapat yang bertajuk Sinkronisasi untuk rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) 2019.
Sebelumnya Gubenur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, arah kebijakan pembangunan daerah pada 2019 menjadi tanggung jawab bersama.
Untuk Pejabat Sementara Bupati maupun wali kota harus mempersiapkan sejak dini dan bertanggung jawab bersama kepala daerah yang terpilih, tambah dia.
Pewarta : Ujang Idrus
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB
Gapki: Tanaman kelapa sawit di Sumsel butuh peremajaan untuk tingkatkan produksi
21 March 2025 11:00 WIB