Rusunami dukung program sejuta rumah
Jumat, 10 Juni 2016 12:05 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono (kanan) didampingi Gubernur Sumsel Alex Noerdin (ketiga kanan) melihat maket rumah susun umum dan wisma atlet di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (9/6) (Foto
Palembang (ANTARA Sumsel) - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat M Basuki Hadimuljono mengatakan rumah susun milik merupakan bagian dari upaya untuk mendukung program sejuta rumah.
"Jadi pembangunan rumah susun milik di Jakabaring ini salah satu bentuk pemerintah daerah Sumsel dalam mendukung program sejuta rumah," katanya di Jakabaring, Palembang, Kamis.
Saat peresmian pembangunan rumah susun milik di Jakabaring Palembang itu, dia menilai inovasi itu juga merupakan kejelian Gubernur Sumsel H Akex Noerdin mengambil peluang Asian Games 2018.
"Hal ini karena bila tidak memanfaatkan momen ini mungkin saja tidak akan pernah terwujud," kata menteri.
Dia mengatakan pembangunan rusun berkelas apartemen tersebut menggunakan konsep vertikal agar tidak memakan lahan terlalu banyak untuk hunian dengan pengembangan lingkungan yang lebih hamonis.
Sehubungan itu pihaknya akan mendukung pembangunan rusunami Jakabaring dengan membangun prasarana, sarana, dan utilitas di sekitar rusun tersebut.
Menteri mengatakan, kapan lagi masyarakat bisa mendapatkan hunian berfasilitas bagus, lingkungan yang ditata dengan baik.
Sementara Gubernur Sumsel mengatakan, enam menara rusunami masing-masing 23 lantai, ditambah lima menara Wisma Atlet yang lama maka lebih dari cukup untuk menampung atlet di Asian Games mendatang.
"Jadi, total kapasitas keseluruhan Wisma Atlet di Jakabaring mampu menampung 8.500 atlet atau 60 persen dari keseluruhan peserta yang berlaga dalam Asian Games mendatang," ujar dia.
Gubernur mengatakan rusunami berkelas apartemen ini nantinya akan ditawarkan pada masyarakat selain PNS. (U005)
"Jadi pembangunan rumah susun milik di Jakabaring ini salah satu bentuk pemerintah daerah Sumsel dalam mendukung program sejuta rumah," katanya di Jakabaring, Palembang, Kamis.
Saat peresmian pembangunan rumah susun milik di Jakabaring Palembang itu, dia menilai inovasi itu juga merupakan kejelian Gubernur Sumsel H Akex Noerdin mengambil peluang Asian Games 2018.
"Hal ini karena bila tidak memanfaatkan momen ini mungkin saja tidak akan pernah terwujud," kata menteri.
Dia mengatakan pembangunan rusun berkelas apartemen tersebut menggunakan konsep vertikal agar tidak memakan lahan terlalu banyak untuk hunian dengan pengembangan lingkungan yang lebih hamonis.
Sehubungan itu pihaknya akan mendukung pembangunan rusunami Jakabaring dengan membangun prasarana, sarana, dan utilitas di sekitar rusun tersebut.
Menteri mengatakan, kapan lagi masyarakat bisa mendapatkan hunian berfasilitas bagus, lingkungan yang ditata dengan baik.
Sementara Gubernur Sumsel mengatakan, enam menara rusunami masing-masing 23 lantai, ditambah lima menara Wisma Atlet yang lama maka lebih dari cukup untuk menampung atlet di Asian Games mendatang.
"Jadi, total kapasitas keseluruhan Wisma Atlet di Jakabaring mampu menampung 8.500 atlet atau 60 persen dari keseluruhan peserta yang berlaga dalam Asian Games mendatang," ujar dia.
Gubernur mengatakan rusunami berkelas apartemen ini nantinya akan ditawarkan pada masyarakat selain PNS. (U005)
Pewarta :
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kadis PUPR dan tiga anggota DPRD OKU jalani sidang perdana, kasus OTT dana Pokir
04 August 2025 17:15 WIB
Sidang OTT OKU, jaksa putarkan rekaman percakapan suara antara terdakwa dan Kadis PUPR
14 July 2025 19:06 WIB