Logo Header Antaranews Sumsel

Longsor di OKU Selatan, tiga unit sepeda motor milik warga tertimbun tanah

Selasa, 10 Maret 2026 22:23 WIB
Image Print
Tanah longsor terjadi di ruas jalan penghubung Desa Pulau Beringin Utara dengan Desa Tanjung Bulan, OKU Selatan, Selasa. ANTARA/Edo Purmana

Muaradua (ANTARA) - Bencana tanah longsor yang melanda di ruas jalan wilayah Kecamatan Pulau Beringin, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan menimbun tiga unit sepeda motor milik warga saat melintas di jalur tersebut.

"Bencana tanah longsor terjadi di jalan provinsi yang menghubungkan Desa Pulau Beringin Utara dengan Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Pulau Beringin pada Senin (9/3) sekitar pukul 18.45 WIB," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan, Heri Pramono di Muaradua, Selasa.

Dia mengatakan, curah hujan tinggi menyebabkan tanah longsor di dua titik yang menutup ruas jalan antardesa hingga arus lalu lintas kendaraan roda dua dan empat sempat lumpuh total.

Pada titik longsor paling kritis, material tanah dengan dimensi sekitar 30 meter x 5 meter menimbun tiga unit sepeda motor.

Satu orang pengendara sepeda motor dilaporkan mengalami luka ringan dan telah dilarikan ke Puskesmas Pulau Beringin untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kemudian, longsor juga terjadi di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Banding Agung di mana material tanah dilaporkan menimpa salah satu rumah warga setempat.

"Alhamdulillah dalam musibah ini tidak menimbulkan korban jiwa," katanya.

Heri mengemukakan bahwa saat ini pihaknya telah menerjunkan personel ke lokasi bencana alam untuk mengevakuasi tanah longsor agar aktivitas masyarakat kembali normal.

BPBD OKU Selatan juga melakukan kaji cepat lintas sektor guna mengantisipasi bencana susulan, termasuk memasang rambu-rambu peringatan dini di lokasi longsor.

"Untuk motor dan rumah warga yang tertimpa longsor sudah selesai dievakuasi. Saat ini personel kami masih di lapangan untuk membersihkan material tanah longsor yang menutup ruas jalan agar arus lalu lintas kendaraan kembali normal," ujarnya.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026