Logo Header Antaranews Sumsel

Herman Deru imbau warga tenang hadapi dampak konflik global

Selasa, 10 Maret 2026 06:59 WIB
Image Print
Gubernur Sumsel, Herman Deru. (ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri)

Palembang (ANTARA) - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mengimbau masyarakat agar tetap tenang dalam menghadapi potensi dampak konflik global, khususnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, yang mempengaruhi stabilitas harga energi.

Gubernur Sumsel di Palembang, Senin, mengatakan eskalasi konflik di kawasan tersebut dapat mengganggu jalur distribusi energi dunia, termasuk di Selat Hormuz, yang menjadi salah satu jalur utama pengiriman minyak global.

“Gangguan pada arus lalu lintas komoditas global dapat memberikan dampak domino terhadap harga-harga kebutuhan pokok di daerah,” katanya.

Ia menjelaskan fluktuasi harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak hanya berdampak secara ekonomi, tetapi juga secara psikologis bagi masyarakat yang berpotensi memicu kepanikan dalam membeli kebutuhan pokok.

“Kita berharap tidak terjadi eskalasi kenaikan harga BBM ini karena pengaruhnya sangat luas sekali. Perlu diantisipasi, kalau sampai ada fluktuasi, ini akan berpengaruh ke seluruh harga komoditas. Secara psikis saja itu bisa memicu panic buying di masyarakat,” jelasnya.

Terkait dengan keselamatan warga Sumsel yang berada di kawasan konflik Timur Tengah, ia mengatakan pemerintah daerah terus memantau perkembangan situasi melalui koordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

“Mengenai warga di sana, kita menunggu informasi dari pusat karena ini urusan bilateral antarnegara. Kementerian Luar Negeri yang paling tahu kondisinya aman atau tidak. Namun saya berpesan, kalau memang kondisi di sana sudah dinyatakan aman, segeralah pulang ke Tanah Air,” ujarnya.

Selain itu pihaknya berharap pemerintah pusat dapat mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga energi di tengah ketidakpastian geopolitik dunia. Sebab, langkah mitigasi diperlukan agar daya beli masyarakat tetap terjaga apabila terjadi gejolak harga energi global.

“Mudah-mudahan para pemimpin kita di pemerintahan memiliki jalan lain dalam menetapkan kebijakan BBM ini. Kita berdoa agar kondisi dunia membaik sehingga Indonesia tidak terpengaruh secara langsung,” kata Deru.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026