Pemprov berupaya penuhi kebutuhan pangan
Jumat, 11 September 2015 15:50 WIB
Makanan jenis ubi-ubian (Foto Antarasumsel.com/Feny Selly)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan pangan yang bergizi di luar beras, dengan menganjurkan para petani melakukan penanaman umbi-umbian dan keanekaragaman makanan.
Kepala Badan Ketahanan Pangan Pemerintah Provinsi Sumsel, Taufik Gunawan di Palembang, Jumat mengatakan, pihaknya terus berupaya dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang bergizi.
Pihaknya terus berupaya menganjurkan para petani melakukan tanaman sela, selain padi agar keanekaragaman semakin berkembang, katanya.
Memang, lanjut dia, saat ini tingkat pola pangan harapan masyarakat Sumsel baru mencapai 86 persen.
Menurut dia, kebutuhan pangan masyarakat banyak terpenuhi dari karbohidrat seperti umbi-umbian, serta gandum termasuk minyak.
Namun, untuk sementara yang masih kurang terpenuhi adalah konsumsi buah-buahan dan daging belum sesuai pola pangan harapan.
Namun, lanjut dia, secara keseluruhan dengan pemenuhan yang sudah ada, kecukupan energi masyarakat Sumsel sudah di atas rata-rata nasional dalam arti baik.
Sehubungan itu pihaknya terus berupaya memaksimalkan keanekaragaman tanaman pangan supaya produksinya semakin meningkat, ujar dia.
Bahkan, lanjut dia, pekarangan rumah tangga diharapkan juga ditamani seperti ubi-ubian sehingga salah satu makanan tersebut selalu tersedia.
Ia menambahkan, keanekaragaman pangan terus dibuat supaya masyarakat mencintai makanan lokal.
Jadi bila itu dimaksimalkan maka akan dapat mengurangi konsumsi beras dengan nilai gizi yang tinggi, katanya.
Kepala Badan Ketahanan Pangan Pemerintah Provinsi Sumsel, Taufik Gunawan di Palembang, Jumat mengatakan, pihaknya terus berupaya dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang bergizi.
Pihaknya terus berupaya menganjurkan para petani melakukan tanaman sela, selain padi agar keanekaragaman semakin berkembang, katanya.
Memang, lanjut dia, saat ini tingkat pola pangan harapan masyarakat Sumsel baru mencapai 86 persen.
Menurut dia, kebutuhan pangan masyarakat banyak terpenuhi dari karbohidrat seperti umbi-umbian, serta gandum termasuk minyak.
Namun, untuk sementara yang masih kurang terpenuhi adalah konsumsi buah-buahan dan daging belum sesuai pola pangan harapan.
Namun, lanjut dia, secara keseluruhan dengan pemenuhan yang sudah ada, kecukupan energi masyarakat Sumsel sudah di atas rata-rata nasional dalam arti baik.
Sehubungan itu pihaknya terus berupaya memaksimalkan keanekaragaman tanaman pangan supaya produksinya semakin meningkat, ujar dia.
Bahkan, lanjut dia, pekarangan rumah tangga diharapkan juga ditamani seperti ubi-ubian sehingga salah satu makanan tersebut selalu tersedia.
Ia menambahkan, keanekaragaman pangan terus dibuat supaya masyarakat mencintai makanan lokal.
Jadi bila itu dimaksimalkan maka akan dapat mengurangi konsumsi beras dengan nilai gizi yang tinggi, katanya.
Pewarta : Oleh Ujang Idrus
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Balitbangtan lepas dua varietas ubi kayu guna tingkatkan produktivitas pangan
12 July 2020 12:29 WIB, 2020
TKI di Malaysia sumbang ubi jalar satu ton untuk rekan terdampak COVID-19
08 April 2020 10:57 WIB, 2020
Pekerja Migran Indonesia di Bukit Serdang Malaysia terpaksa mencari daun ubi untuk makan
05 April 2020 15:09 WIB, 2020
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
BPBD Muara Enim salurkan bantuan logistik untuk korban longsor di Desa Rami Pasai
15 February 2026 11:35 WIB
Bapenda Sumsel pastikan tak ada kenaikan tarif Pajak Kendaraan Bermotor 2026
13 February 2026 23:38 WIB
Pemprov Sumsel terapkan gentengisasi secara bertahap, target awal bangunan pemerintah
13 February 2026 23:36 WIB