Panwaslu terima SMS pengaduan setiap hari
Rabu, 14 Agustus 2013 19:32 WIB
Ketua Panwaslu Kota Palembang Amrullah (Foto Antarasumsel.com/13/Nila Fuadi/Aw)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Panitia Pengawas Pemilu Kota Palembang menerima dua sampai tiga pesan singkat atau SMS pengaduan dari masyarakat setiap hari, terkait pelanggaran dilakukan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur menjelang pemungutan suara ulang 4 September 2013.
"Hampir setiap hari kita mendapat pengaduan dari masyarakat soal adanya pelanggaran dari salah satu pasangan calon," kata Ketua Panwaslu Kota Palembang, Amrullah, Rabu.
Menurut dia, SMS yang masuk tersebut antara lain berisi dugaan adanya pengumpulan massa, pembagian sembako dan kampanye hitam yang terjadi hampir di setiap kecamatan di Kota Palembang.
Namun demikian, Panwaslu dalam hal ini tidak langsung saja percaya dengan laporan tersebut dan melakukan klarifikasi terlebih dahulu.
"Kita masih mengumpulkan bukti-bukti di lapangan dan akan memutuskan apakah masuk pidana atau tidak," katanya.
Ia menyatakan, lebih spesifik isi SMS itu antara lain pengaduan yang diduga oleh pasangan nomor urut 3 (Herman Deru-Maphilinda Boer) dan nomor 4 (Alex Noerdin-Ishak Mekki).
"Hanya pasangan nomor urut 1 (Eddy Santana Putra-Hj Anisja D Supriyanto) dan nomor urut 2 (Iskandar Hasan-Hafisz Tohir) yang tidak ada pengaduan dari masyarakat," tuturnya.
Ia menyatakan, hingga sekarang Panwaslu Kota Palembang telah menerima pengaduan secara tertulis sebanyak enam laporan, dimana dua di antaranya dilimpahkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel.
"Jadi empat yang kita proses dan masih menunggu untuk dieksekusi. Terakhir kita mendapat pengaduan dari salah satu tim pasangan calon di daerah Gandus," katanya.
Sementara itu, pasangan calon nomor urut tiga dilaporkan oleh Ketua Ranting Partai Golkar Kecamatan Gandus, Arifin Usman, karena diduga membagi-bagikan paket sembako sebanyak 110 paket disertai kertas foto pasangan tersebut berisi ucapan selamat Ramadhan dan Idul Fitri.
"Hampir setiap hari kita mendapat pengaduan dari masyarakat soal adanya pelanggaran dari salah satu pasangan calon," kata Ketua Panwaslu Kota Palembang, Amrullah, Rabu.
Menurut dia, SMS yang masuk tersebut antara lain berisi dugaan adanya pengumpulan massa, pembagian sembako dan kampanye hitam yang terjadi hampir di setiap kecamatan di Kota Palembang.
Namun demikian, Panwaslu dalam hal ini tidak langsung saja percaya dengan laporan tersebut dan melakukan klarifikasi terlebih dahulu.
"Kita masih mengumpulkan bukti-bukti di lapangan dan akan memutuskan apakah masuk pidana atau tidak," katanya.
Ia menyatakan, lebih spesifik isi SMS itu antara lain pengaduan yang diduga oleh pasangan nomor urut 3 (Herman Deru-Maphilinda Boer) dan nomor 4 (Alex Noerdin-Ishak Mekki).
"Hanya pasangan nomor urut 1 (Eddy Santana Putra-Hj Anisja D Supriyanto) dan nomor urut 2 (Iskandar Hasan-Hafisz Tohir) yang tidak ada pengaduan dari masyarakat," tuturnya.
Ia menyatakan, hingga sekarang Panwaslu Kota Palembang telah menerima pengaduan secara tertulis sebanyak enam laporan, dimana dua di antaranya dilimpahkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel.
"Jadi empat yang kita proses dan masih menunggu untuk dieksekusi. Terakhir kita mendapat pengaduan dari salah satu tim pasangan calon di daerah Gandus," katanya.
Sementara itu, pasangan calon nomor urut tiga dilaporkan oleh Ketua Ranting Partai Golkar Kecamatan Gandus, Arifin Usman, karena diduga membagi-bagikan paket sembako sebanyak 110 paket disertai kertas foto pasangan tersebut berisi ucapan selamat Ramadhan dan Idul Fitri.
Pewarta : Oleh: Susilawati
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bawaslu sebut antusiasme warga Palembang ikut seleksi Panwaslu tinggi
26 January 2023 20:08 WIB, 2023
Bawaslu OKU: 78 orang peserta calon panwaslu kecamatan lolos ujian CAT
19 October 2022 20:15 WIB, 2022
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Diskominfo OKI edukasi warga mencegah penipuan digital catut nama pejabat
11 September 2026 21:20 WIB
DPR dan DPD targetkan RUU Daerah Kepulauan tuntas dan disahkan pada 2026
11 September 2026 20:57 WIB
Polda Sumsel gandeng 85 peserta didik Sespim Polri perkuat penanganan karhutla
10 September 2026 7:33 WIB
Polres Banyuasin tangkap dua tersangka pembunuhan berencana dua remaja di Talang Kelapa
07 September 2026 12:41 WIB