DPRD: Pemkab supaya alokasikan dana BLSM
Sabtu, 20 Juli 2013 14:54 WIB
Petugas kantor pos berusaha menahan antrian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang berdesakan (Foto Antarasumsel.com/13/Feny Selly/Aw)
Musirawas, Sumsel (ANTARA Sumsel) - DPRD Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan mendesak pemerintah daerah setempat mengalokasikan dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat sebesar Rp8 miliar.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Musirawas Mura Azandri di Musirawas, Sabtu, mengatakan bahwa dana itu dianggarkan melalui APBD Perubahan 2013 untuk memenuhi kebutuhan warga miskin yang tidak mendapatkan jatah Bantuan langsung sementara (BLSM) dari pusat.
"Kami akan menyetujui dana sebesar Rp8 miliar saat membahas APBD Perubahan Agustus-September 2013," katanya.
Hal itu, katanya, sebagai solusi tuntutan ratusan warga miskin dari Desa Lubuk Ngin, Kelurahan Selangit, karena tidak mendapat BLSM sebagai jatah dari pusat.
Sebelum pembahasan APBD Perubahan itu, pihak eksekutif diminta memverifikasi ulang seluruh warga Musirawas yang belum menerima BLSM dari pusat. Mereka akan mendapatkan bantuan Rp100 ribu per orang.
Anggaran BLSM bersumber dari APBD setempat belum mencukupi jika sesuai dengan pusat karena keuangan daerah masih terbatas, sedangkan pada 2014 dana tersebut akan dianggarkan lebih besar lagi.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Musirawas Mura Azandri di Musirawas, Sabtu, mengatakan bahwa dana itu dianggarkan melalui APBD Perubahan 2013 untuk memenuhi kebutuhan warga miskin yang tidak mendapatkan jatah Bantuan langsung sementara (BLSM) dari pusat.
"Kami akan menyetujui dana sebesar Rp8 miliar saat membahas APBD Perubahan Agustus-September 2013," katanya.
Hal itu, katanya, sebagai solusi tuntutan ratusan warga miskin dari Desa Lubuk Ngin, Kelurahan Selangit, karena tidak mendapat BLSM sebagai jatah dari pusat.
Sebelum pembahasan APBD Perubahan itu, pihak eksekutif diminta memverifikasi ulang seluruh warga Musirawas yang belum menerima BLSM dari pusat. Mereka akan mendapatkan bantuan Rp100 ribu per orang.
Anggaran BLSM bersumber dari APBD setempat belum mencukupi jika sesuai dengan pusat karena keuangan daerah masih terbatas, sedangkan pada 2014 dana tersebut akan dianggarkan lebih besar lagi.
Pewarta : Oleh: Zulkifli Lubis
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK periksa dua pejabat Bank Indonesia terkait dugaan korupsi dana program sosial
17 April 2026 9:43 WIB
JPU tuntut Ketua KPU Prabumulih 10 tahun penjara terkait korupsi dana Pilkada
30 March 2026 15:34 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Peringati HUT ke-80 Sumsel, Bank Sumsel Babel biayai operasi 20 pasien bibir sumbing
22 May 2026 20:23 WIB