25 Narapidana Lubuklinggau ikut UN
Rabu, 17 April 2013 8:39 WIB
Narapidana (FOTO ANTARA)
Lubuklinggau, Sumsel (ANTARA Sumsel) - Sebanyak 25 orang narapidana atau warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan, mengikuti Ujian Nasional tingkat SMA 2013 dalam Program Kesetaraan Paket-C.
"Soal ujian untuk peserta UN Paket-C ini sama dengan peserta Ujian Nasional (UN) sekolah reguler. Program ini dilaksanakan untuk membantu warga binaan menyelesaikan pendidikan mereka," kata Kasubsi Bimbingan Kerja Lapas Lubuklinggau, M Yuhni, Rabu.
Ia mengatakan bahwa program UN Paket-C diselenggarakan Diknas Kota Lubuklinggau bekerja sama dengan Lapas Lubuklinggau dan Universitas Sriwijaya Palembang.
Pelaksanaan UN Paket-C di daerah ini, kata dia, dilakukan serentak dengan pelaksanaan UN SMA reguler dan dilaksanakan secara nasional, mulai 15 sampai 18 April, sedangkan soal ujian serta pengawasan dilakukan pihak Unsri bersama dengan pihak dinas pendidikan setempat.
Bedanya pelaksanaan UN sekolah reguler pada pagi hari, untuk ujian warga binaan ini dilaksanakan pada siang hari mulai dari pukul 13.00 WIB sampai selesai.
Para peserta UN tersebut rata-rata berusia di atas 19 tahun, mereka tersandung masalah hukum dalam kasus tindak kriminal sehingga harus menjalani tahanan dan tidak bisa melanjutkan sekolah. Mereka ini selain diberikan kemudahan dalam menyelesaikan jenjang pendidikan, juga lengkapi dengan fasilitas ujian seperti alat tulis.
Untuk itu, ia berharap dengan adanya pelaksanaan UN untuk warga binaan lapas daerah ini, nantinya menjadi modal bagi mereka untuk meneruskan jenjang pendidikan lebih tinggi maupun mencari pekerjaan tetap sehingga mereka tidak mengulangi perbuatan perbuatan melanggar hukum yang dapat menggiring mereka kembali ke penjara.
"Soal ujian untuk peserta UN Paket-C ini sama dengan peserta Ujian Nasional (UN) sekolah reguler. Program ini dilaksanakan untuk membantu warga binaan menyelesaikan pendidikan mereka," kata Kasubsi Bimbingan Kerja Lapas Lubuklinggau, M Yuhni, Rabu.
Ia mengatakan bahwa program UN Paket-C diselenggarakan Diknas Kota Lubuklinggau bekerja sama dengan Lapas Lubuklinggau dan Universitas Sriwijaya Palembang.
Pelaksanaan UN Paket-C di daerah ini, kata dia, dilakukan serentak dengan pelaksanaan UN SMA reguler dan dilaksanakan secara nasional, mulai 15 sampai 18 April, sedangkan soal ujian serta pengawasan dilakukan pihak Unsri bersama dengan pihak dinas pendidikan setempat.
Bedanya pelaksanaan UN sekolah reguler pada pagi hari, untuk ujian warga binaan ini dilaksanakan pada siang hari mulai dari pukul 13.00 WIB sampai selesai.
Para peserta UN tersebut rata-rata berusia di atas 19 tahun, mereka tersandung masalah hukum dalam kasus tindak kriminal sehingga harus menjalani tahanan dan tidak bisa melanjutkan sekolah. Mereka ini selain diberikan kemudahan dalam menyelesaikan jenjang pendidikan, juga lengkapi dengan fasilitas ujian seperti alat tulis.
Untuk itu, ia berharap dengan adanya pelaksanaan UN untuk warga binaan lapas daerah ini, nantinya menjadi modal bagi mereka untuk meneruskan jenjang pendidikan lebih tinggi maupun mencari pekerjaan tetap sehingga mereka tidak mengulangi perbuatan perbuatan melanggar hukum yang dapat menggiring mereka kembali ke penjara.
Pewarta : Oleh: Nur Muhamad
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Palembang salurkan 30 gerobak UMKM ke eks napi penyelesaian perkara Restorative Justice
14 October 2025 16:00 WIB
Mantan Bupati Musi Rawas Ridwan Mukti segera disidangkan, hari ini diserahkan ke jaksa penuntut
16 May 2025 17:51 WIB, 2025
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Gelar Youth Today, AIESEC gaet 800 lebih pendaftar di Universitas Sriwijaya
21 September 2026 13:16 WIB
Polres OI bantu warga, beri layanan berobat gratis antisipasi dampak kabut asap
08 September 2026 18:56 WIB