
Gelar Youth Today, AIESEC gaet 800 lebih pendaftar di Universitas Sriwijaya

Palembang (ANTARA) - Organisasi kepemudaan internasional AIESEC menggelar acara pemuda tingkat nasional bertajuk Youth Today bertema "Make It Real: Shape Your Global Leadership Journey with AIESEC" di Universitas Sriwijaya, Sumatera Selatan, Minggu (6/9).
Kegiatan yang dirancang sebagai tahap awal rangkaian pendaftaran resmi Join AIESEC bagi mahasiswa sarjana angkatan 2024–2026 ini bertujuan menjembatani potensi pemuda agar berkembang menjadi pemimpin aktif, adaptif, dan berorientasi pada nilai-nilai positif.
Youth Today dilaksanakan secara interaktif untuk memfasilitasi diskusi kritis mengenai pengembangan kapasitas kepemimpinan dan penerapan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Melalui pendekatan experiential learning, program ini mengarahkan pemuda untuk keluar dari zona nyaman, memperluas wawasan global, dan memahami peran nyata pemuda sebagai pemecah masalah (problem-solver) di masyarakat.
Antusiasme peserta tercatat tinggi dengan 817 pendaftar dan 563 peserta yang mengikuti kegiatan hingga akhir. Dipandu oleh masing-masing satu pembawa acara (master of ceremony) dan moderator, acara ini menghadirkan dua pembicara utama.
Sesi pertama dibawakan oleh Safa Khairana dengan topik "Discover the Leader in You" yang mengenalkan AIESEC sebagai platform pengembangan kepemimpinan nasional maupun internasional. Dalam pemaparannya, Safa menjelaskan sejarah AIESEC, mekanisme organisasi dalam menyampaikan nilai kepemimpinan, lini produk pengembangan diri, hingga pemanfaatan program pertukaran pemuda.
"Kepemimpinan sejati tidak menuntut seseorang untuk menjadi sepenuhnya siap terlebih dahulu, melainkan dimulai dari keberanian mengawali langkah dan kemauan untuk terus belajar," kata Safa.
Sesi kedua dilanjutkan oleh Lutfia Syabitha dengan materi "Miles Away: Thriving in the Unknown". Lutfia membagikan rekam jejak serta pengalaman autentiknya saat mengikuti program Global Volunteer. Pemaparan tersebut memberikan gambaran nyata mengenai dampak program pertukaran, perjalanan transformasi personal, dan pelajaran berharga saat beradaptasi di lingkungan baru.
Salah seorang peserta, Nathan, mengaku puas dengan penyampaian materi oleh para pembicara yang menggunakan pendekatan storytelling. Menurutnya, penjelasan materi disajikan secara jelas sehingga peserta dapat membayangkan secara visual pelajaran kepemimpinan tersebut.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang mengeksplorasi keterkaitan antara kepemimpinan pemuda dan pengalaman program Global Volunteer. Fasilitator memberikan instruksi studi kasus yang dianalisis secara interaktif oleh peserta melalui aspek adaptabilitas dan pemecahan masalah.
Peserta lainnya, Dewa, mengungkapkan bahwa sesi FGD berjalan interaktif dengan bimbingan konselor yang jelas. Diskusi kelompok memberikan banyak sudut pandang baru bagi para peserta.
Selain pemaparan materi dan diskusi kelompok, Youth Today memberikan gambaran mengenai perjalanan keanggotaan AIESEC sebagai laboratorium praktis. Melalui keanggotaan aktif, pemuda berkesempatan memimpin tim, mengelola proyek lintas fungsi, serta mengasah kompetensi seperti kesadaran diri dan empati lintas budaya.
Melalui penyelenggaraan Youth Today, AIESEC in Unsri berharap dapat menciptakan efek domino (peer-to-peer ripple effect) agar pemuda saling memberdayakan. Dengan bekal keterampilan praktis dan wawasan global, para peserta diharapkan siap membawa perubahan berkelanjutan di kampus maupun komunitas masing-masing.
Pewarta: Pewarta Sumsel
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
