Palembang (ANTARA Sumsel) - Komisi II DPRD Sumatera Selatan meminta Dinas Peternakan setempat untuk memperketat pengawasan unggas yang masuk guna mencegah virus flu burung.

Ketua Komisi II DPRD Sumsel Budiarto Marsul menyampaikan hal itu ketika ditanya mengenai upaya untuk pencegahan penyakit flu burung di Palembang, Sabtu.

Menurut dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Peternakan Provinsi mengenai unggas tersebut.

Kepala Dinas Peternakan Provinsi Sumsel sudah menginformasikan kepada seluruh Dinas Peternakan kabupaten dan kota untuk melakukan pengawasan unggas.

Pengawasan itu dilakukan terutama itik atau unggas dari luar supaya dicek kesehatannya, kata wakil rakyat tersebut.

Ia mengatakan, pengecekan kesehatan hewan itu supaya jangan sampai menularkan ke daerah-daerah di Sumsel.

"Informasi kita terima ada beberapa ekor itik yang mati di Kabupaten Muaraenim, tetapi masih harus diperiksa lagi apakah flu burung yang menyebabkan atau ada faktor lain," tuturnya.

Ia menyatakan, masyarakat tidak perlu terlalu resah dalam mengkonsumsi bebek goreng yang ada dipasaran, karena itu disuplai dari daerah lokal.

Jadi, setiap unggas yang masuk ke Sumsel harus diawasi dengan ketat guna mencegah virus flu burung, ujarnya.

Pengawasan itu dilakukan guna mencegah virus flu burung, katanya.(Susi)