
Tim SAR sisir Sungai Brantas di Tulungagung cari perempuan hilang

Tulungagung (ANTARA) - Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di aliran Sungai Brantas, Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, Jawa Timur, Jumat, untuk mencari seorang perempuan berinisial PC (26) yang dilaporkan hilang.
Komandan Tim Pos Basarnas Trenggalek Mohamad Jazuli Prasetya mengatakan pencarian dilakukan sejak Jumat pagi setelah pihaknya menerima laporan dari BPBD Tulungagung.
“Tim langsung bergerak ke lokasi dan melakukan pencarian dengan metode penyisiran sungai serta jalur darat,” katanya di Tulungagung, Jumat.
Ia menjelaskan bahwa pencarian menggunakan perahu karet difokuskan di sepanjang aliran sungai, sementara personel lainnya menyisir area bantaran. Kondisi arus Sungai Brantas yang deras dengan kedalaman sekitar empat hingga lima meter menjadi kendala utama dalam proses evakuasi ini.
Untuk mengoptimalkan upaya tersebut, Tim SAR membagi personel ke dalam dua regu. Fokus pencarian berada di titik awal yang diduga menjadi lokasi jatuhnya korban.
"Area pencarian selanjutnya akan diperluas hingga beberapa kilometer ke arah hilir dengan melibatkan potensi SAR di wilayah sekitar," tambahnya.
Selain perluasan area, petugas juga berkoordinasi dengan otoritas di wilayah Kediri guna mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus hingga ke luar daerah Tulungagung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban dilaporkan meninggalkan rumah sejak Kamis (9/4) dan tidak kunjung kembali. Di lokasi kejadian, petugas menemukan tas berisi identitas korban di tepi sungai yang menjadi petunjuk awal dalam operasi pencarian ini.
Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
