Logo Header Antaranews Sumsel

Sahroni desak polisi berantas preman cegah kasus seperti di Purwakarta

Senin, 6 April 2026 16:48 WIB
Image Print
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (6/4/2026). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendesak kepada pihak kepolisian untuk memberantas dan memutus mata rantai premanisme guna mencegah timbulnya kasus seperti yang menimpa Dadang (57) yang tewas dikeroyok preman di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Dia menilai kasus itu menunjukkan pola premanisme yang selama ini ada, tidak berdiri sendiri. Biasanya, menurut dia, aksi premanisme itu terorganisir, teratur, berkelompok, dan berlindung di balik organisasi.

"Ini yang harus ditindak. Polisi harus berani putus mata rantai premanisme dari hulunya," kata Sahroni dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Dia meminta polisi untuk tidak hanya menindak preman-preman kelas bawahnya saja, melainkan juga harus membekuk pemimpin-pemimpin preman tersebut.

"Jangan cuma kroco-kroco lapangan saja yang ditangkap karena itu tidak akan pernah menyelesaikan masalah," kata dia.



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026