
Remaja hilang di Pantai Kalianda ditemukan meninggal dunia

Lampung Selatan (ANTARA) - Seorang remaja yang dinyatakan hilang terseret ombak saat berenang di pantai Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (24/3), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu.
Kepala Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara di Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Rabu, mengatakan korban bernama Safik (16), warga Kecamatan Way Panji, ditemukan dalam kondisi mengapung di area pantai pada radius sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian.
“Korban yang tenggelam di pesisir pantai Kalianda akhirnya ditemukan oleh perahu TNI AL, pada pukul 13.05 WIB, dan berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pukul 13.15 WIB,” kata dia.
Setelah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan, jenazah dibawa ke Rumah Sakit RSUD Bob Bazar Kalianda untuk penanganan lebih lanjut.
Ia menyatakan upaya pencarian korban dilakukan sejak Selasa (24/3) dengan menyisir area pantai menggunakan perahu karet dan berjalan kaki.
Dia mengatakan kejadian tersebut bermula pada saat korban bersama tujuh rekannya bermain di area pantai pada pukul 17.47 WIB.
“Pada hari Selasa, tanggal 24 Maret 2026, sekira pukul 17.47 WIB, korban bernama Safik sedang berenang bersama rekan-rekannya di pantai, kemudian korban hanyut terseret ombak,” ucap dia.
Setelah kejadian itu, pihaknya langsung melakukan persiapan penanganan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pencarian terhadap korban.
Dalam proses pencarian hingga evakuasi, Basarnas Lampung dibantu oleh Damkarmat, BPBD, Polairut Polda Lampung, Polairut Polres Lampung Selatan, TNI AL, TNI AD, dan masyarakat sekitar.
Dirinya menjelaskan dalam proses pencarian terhadap korban kondisi ombak besar dan angin kencang menjadi tantangan utama operasi SAR tersebut.
Pewarta: Riadi Gunawan
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
