
Warga OKU Selatan diimbau waspada hujan lebat dan angin kencang

Muaradua (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan mengimbau warga di wilayah setempat mewaspadai terhadap hujan lebat disertai angin kencang yang berpotensi menimbulkan dampak bencana banjir, longsor dan pohon tumbang.
"Angin kencang yang terjadi sejak beberapa hari terakhir ini harus diwaspadai bersama agar bencana alam tidak menimbulkan korban jiwa," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD OKU Selatan, Heri Pramono di Muaradua, Sabtu.
Dia mengatakan, berdasarkan peringatan dini dari BMKG bahwa hujan lebat disertai angin kencang masih berpotensi terjadi di Kabupaten OKU Selatan selama beberapa hari ke depan.
Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang sehingga harus diwaspadai bersama guna mengantisipasi korban jiwa.
"Masyarakat tidak perlu panik berlebihan, namun tetap meningkatkan kewaspadaan," katanya.
Sebagai upaya penanggulangan bencana alam, kata dia, Pemkab OKU Selatan telah menetapkan status siaga darurat bencana banjir dan tanah longsor menghadapi puncak musim hujan tahun ini.
Dalam penetapan status tersebut pihaknya meningkatkan kapasitas personel penanggulangan bencana agar banjir dan tanah longsor dapat ditanggulangi sedini mungkin guna mengantisipasi korban jiwa.
Sekitar 200 personel yang tergabung dalam satgas penanggulangan bencana disiagakan guna menindaklanjuti cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan dampak banjir dan tanah longsor.
Selain personel, kata dia, pihaknya juga menyiapkan peralatan penanggulangan bencana alam mulai dari perahu karet, perahu fiber hingga tenda pengungsian untuk para korban.
"Kami juga mendirikan posko siaga banjir dan tanah longsor yang dipusatkan di Kantor BPBD OKU Selatan," ujarnya.
Pewarta: Edo Purmana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
