Lahat (ANTARA) - Petugas PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Lembayung, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan memulihkan jaringan listrik yang mengalami gangguan akibat hujan badai yang melanda wilayah setempat pada Senin (8/12) petang.
Manager PLN ULP Lembayung, Rizki Tungguan di Lahat, Selasa mengatakan bahwa hujan badai yang melanda wilayah setempat menyebabkan kerusakan pada sejumlah peralatan kelistrikan, termasuk pohon tumbang, tiang listrik patah, dan kabel listrik putus.
Dia mengatakan, beberapa kerusakan yang terjadi akibat pohon tumbang di Desa Manggul diantaranya satu TM dan tiang listrik patah serta satu braket miring yang memerlukan penyambungan ulang sebanyak satu gawang dan resagging empat gawang yang harus ditarik dan disesuaikan kembali.
"Akibat kejadian tersebut, sebagian besar pelanggan di Desa Manggul mengalami pemadaman jaringan listrik," katanya.
Merespon kejadian tersebut, pihaknya mengerahkan puluhan personel Yantek yang dilengkapi alat pelindung diri (APD) untuk memastikan keamanan petugas di lapangan.
"Kami mengerahkan personel sebanyak mungkin untuk mempercepat proses pemulihan jaringan agar listrik menyala kembali demi kenyamanan masyarakat," tegasnya.
Tim melakukan evakuasi pohon tumbang, penggantian tiang listrik yang patah dan rusak, serta perbaikan konstruksi instalasi kelistrikan yang terdampak.
"Proses perbaikan sudah rampung dan sejak tadi malam masyarakat Desa Manggul sudah dapat menikmati jaringan listrik seperti semula," ujarnya.
Sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi, masyarakat diimbau untuk aktif melaporkan potensi gangguan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile.
"PLN berkomitmen menjaga kehandalan jaringan listrik di Kabupaten Lahat dengan segera merespon setiap laporan demi kenyamanan masyarakat," ujar dia.
PLN Lembayung pulihkan jaringan listrik pasca hujan badai
Petugas PLN Lembayung memperbaiki gangguan jaringan listrik di Kabupaten Lahat, Sumsel. ANTARA/HO-Humas PLN Lahat
