
Camat di Palembang andalkan posyandu jadi ujung tombak atasi stunting

Palembang (ANTARA) - Camat Ilir Barat I, Palembang, Sumatera Selatan menjadikan posyandu sebagai ujung tombak sukses dalam mengatasi stunting yang sebelumnya berjumlah 30 kini menjadi hanya dua kasus.
"Kami menjalankan tujuh program menangani stunting melalui posyandu dan kini angka di wilayah kami hanya tinggal dua kasus saja," kata Camat Ilir Barat I Alexander di Palembang, Rabu.
Ia memaparkan tujuh program tersebut yakni gerakan atasi stunting melalui kartu amal kehidupan sedekah mulai dari Rp1.000 yang kegunaannya untuk memenuhi gizi anak.
Kemudian kunjungan rutin ke posyandu, gerakan satu rumah satu tanaman bergizi, gerakan lanjut usia bugar bersama, gerakan bersama masyarakat pilah sampah menjadi rupiah, gerakan satu rumah satu jumantik, dan gerakan pelihara ikan cegah stunting.
Tak hanya program, pihak kecamatan juga aktif melakukan edukasi publik dengan pemasangan banner dan penyebaran brosur Kampung Tangguh Bencana Stunting di Kelurahan.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pencegahan stunting tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi harus menjadi gerakan kolektif seluruh lapisan masyarakat.
“Kami ingin menjadikan Ilir Barat Satu sebagai contoh wilayah yang tangguh dalam menghadapi stunting. Dengan inovasi lokal dan semangat gotong royong, kita wujudkan generasi yang sehat dan cerdas,” katanya.
Langkah progresif ini diharapkan menjadi model inspiratif bagi kecamatan lain dalam menekan angka stunting secara berkelanjutan, melalui inovasi sederhana, kolaborasi kuat, dan aksi nyata di tingkat keluarga.
Pewarta: M. Imam Pramana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
