Logo Header Antaranews Sumsel

Pemprov Sumsel targetkan produksi padi 3,5 juta ton GKP pada 2025

Senin, 7 April 2025 21:00 WIB
Image Print
Gubernur Sumsel Herman Deru saat diwawancarai di OKI, Senin (7/4/2025). (ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri)

"Melalui opla potensi sawah di Sumsel dioptimalkan. Mana yang bisa lahan dibuka akan kita buka. Tahun ini akan ada ekstensifikasi, kita buka lagi 50 ribu hektare," katanya.

Selain itu, Sumsel memiliki irigasi yang baik di beberapa daerah, mulai dari Bendungan Komeringan plus Bendungan Tiga Dihaji yang sampai saat ini masih dilakukan pekerjaan.

"Untuk mencapai musim tanam 2-3 kali dibutuhkan irigasi. Tak bisa hanya tadah hujan. Maka Sumsel punya potensi penambahan debit air khususnya aliran Bendungan Komering dan Tiga Dihaji yang belum selesai. Saya sudah sampaikan kepada Pak Presiden untuk diselesaikan Kementerian PU sesegera mungkin," ujarnya.

Ia mengatakan salah satu fokus Presiden Prabowo adalah ketahanan pangan. Saat ini para petani diberi kemudahan mendapatkan pupuk, harga gabah yang dipatok Rp 6.500 dan sebagainya.

"Kini para petani punya semangat karena banyak regulasi dan kebijakan nasional berpihak kepada mereka. Mulai dari kemudahan pupuk, harga gabah dijadikan Rp 6.500 per kilogram, dan sebagainya. Ini akan mengoptimalkan produksi padi oleh petani dalam meningkatkan produksinya di lapangan," kata Deru.

 



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026