Logo Header Antaranews Sumsel

Mengenal kista duktus koledokus, penyebab bayi lahir kuning

Rabu, 14 Agustus 2024 12:47 WIB
Image Print
Dokter melakukan operasi laparoskopi kista .  (ANTARA/HO-Humas Pemprov Kepri)

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis bedah pediatri dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta dr. Kshetra Rinaldhy Sp.B Subsp.Ped(K) menyampaikan bahwa salah satu penyebab bayi lahir kuning adalah adanya kelainan bawaan langka pada saluran empedu yang disebut kista duktus koledokus.

"Itu penyakit bawaan yang bersifat kongenital, karena terjadi pelebaran bentuk kistik pada duktus bilier pada saluran empedu," katanya dalam diskusi kesehatan yang diikuti secara daring dari Jakarta pada Rabu.

"Semua orang punya empedu, dari anak punya saluran empedu, pada proses pembentukan janin ada kelainan saat pertumbuhan, ini namanya kista duktus koledokus," katanya.

Ia menjelaskan bahwa secara fisiologis bayi bisa lahir dalam keadaan kulitnya menguning pada hari ketiga setelah dilahirkan.

Dalam keadaan normal, kulit kuning pada bayi dalam waktu satu minggu bisa hilang dengan terapi sinar biru atau rutin dijemur sinar matahari.

Pada bayi yang mengalami kelainan kista duktus koledokus, kulit yang menguning bertahan sampai dua minggu setelah kelahiran, dan disertai gejala lain seperti benjolan pada perut kanan atas akibat pembesaran kista dan infeksi.



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026