Seorang anak terbakar akibat petasan

id BPBD

Seorang  anak terbakar akibat petasan

Warga menyaksikan proses olah TKP ledakan petasan yang tewaskan dua remaja dan lukai tujuh lainnya di Desa Sukorejo Wetan, Tulungagung, Selasa (11/5/2021). ANTARA/Destyan Sujarwoko/am.

Pangkalpinang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menangani kecelakaan anak terbakar akibat bermain petasan dalam menyambut Idul Fitri 1445 Hijriah.

"Kemarin kita berhasil menangani anak terbakar di Kampung Dul," kata Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Babel Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Kamis.

Dalam sepekan terakhir ini, BPBD Kepulauan Babel bersama instansi terkait lainnya telah menangani tiga kecelakaan dengan korban anak-anak, akibat kelalaian orang tua dalam mengawasi anaknya.

Sebanyak tiga kecelakaan tersebut, yaitu anak terbakar di Kampung Dul, anak hanyut di selokan di Jalan Ahmad Yani Pangkalpinang, dan anak terseret ombak di Sungailiat Bangka.

"Kami berharap masyarakat bersiaga dan selalu waspada untuk meminimalisir korban jiwa akibat kecelakaan dan bencana alam," katanya.

Ia mengimbau para orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya saat bermain agar tidak ada lagi kejadian-kejadian yang membahayakan mereka.