
Pemkab Muba Sumsel tingkatkan kapabilitas SDM migas
Kamis, 7 September 2023 23:40 WIB

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan gelar program pelatihan tenaga kerja subsektor minyak dan gas bumi (migas) bersertifikat Badan Sertifikasi Nasional Profesi (BNSP) untuk meningkatkan kapabilitas SDM bidang itu.
Pj Bupati Muba Apriyadi Mahmud di Palembang, Kamis, menjelaskan pelatihan diperuntukkan bagi masyarakat di wilayah itu dan gratis, serta telah difasilitasi secara penuh oleh Pemkab Muna
"Pada pelatihan ini, Pemkab Muba menyediakan jumlah peserta sebanyak 148 orang, sedangkan untuk menjadi peserta harus dilengkapi berkas persyaratan, pendaftaran dimulai pada 7-22 September 2023," kata Apriyadi.
Dengan adanya pelatihan itu , menurut dia diharapkan kekayaan migas di Kabupaten Muba pengelolaannya dapat diimbangi oleh SDM migas lokal yang handal dan terampil.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Dinakertrans) Muba Mursalin mengatakan penyampaian berkas dapat langsung ke Kantor Disnakertrans Muba khusus di wilayah Timur bisa diantar ke Kantor Camat Bayung Lencir dan Kantor Camat Sungai Lilin dimulai pada 18-22 September 2023.
"Dalam kegiatan tersebut terdapat lima pelatihan kejuruan, yakni juru ikat beban, operator Scaffolding, operator perawatan sumur, Teknisi Sistem Utilitas, serta operator forklift," jelasnya
Ia menyebutkan untuk dapat mengikuti pelatihan tersebut itu melalui beberapa rangkaian tes, seperti tes tertulis dan juga wawancara akan digelar pada 25 September 2023.
"Untuk wilayah Timur digelar di Kantor Camat Bayung Lencir dan Sungai Lilin pada 22 September 2023, dan pengumuman akan disampaikan pada 26 September 2023," ucapnya.
Selain itu, ia menambahkan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh para peserta pelatihan. Untuk informasi lebih lengkap, calon peserta pelatihan bisa mendatangi kantor Disnakertrans Muba di Sekayu.
"Syarat yang harus dipenuhi, diantaranya untuk pria berusia maksimal 25 tahun per tanggal 1 September 2023, selain itu bagi penduduk yang berdomisili di Muba untuk membawa KTP, serta memiliki riwayat pendidikan terakhir tingkat SMA atau sederajat," kata Mursalin.
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
