
Dinkes Ogan Komering Ulu gencarkan vaksinasi penguat

Baturaja (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan menggencarkan program vaksinasi penguat untuk masyarakat usia 18 tahun agar terhindari dari penularan COVID-19.
"Terhitung akhir Februari 2022 ini kami akan fokus menggencarkan vaksinasi tahap ketiga agar mencapai target sasaran," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Ogan Komering Ulu (OKU) Andi Prapto di Baturaja, Rabu.
Dia menjelaskan secara keseluruhan cakupan vaksin penguat di Kabupaten OKU sampai hari ini masih relatif rendah, yakni 2,5 persen dari target 250 ribu warga yang akan divaksin.
"Sampai hari ini baru sekitar 10 ribu warga OKU yang sudah divaksin dosis ketiga atau masih jauh dari target sasaran," ungkap Andi.
Menurut dia, rendahnya warga yang sudah divaksin penguat ini disebabkan pengaruh masih banyak masyarakat OKU yang tidak mau divaksin tahap ketiga.
Mereka yang sudah divaksin sampai tahap kedua sebagian besar enggan untuk ikut vaksinasi penguat karena merasa sudah aman.
Padahal untuk menyempurnakan kekebalan tubuh dari penularan virus COVID-19 masih perlu dilakukan vaksinasi penguat.
Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat agar mau divaksin, pihaknya menggencarkan sosialisasi hingga desa-desa tentang pentingnya vaksinasi penguat guna menangkal penyebaran virus Corona.
Andi mengimbau kepada warga OKU yang belum divaksin tahap ketiga agar segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat, seperti puskesmas.
"Jangan takut untuk divaksin 'booster' (penguat), karena yang melakukan merupakan tenaga kesehatan yang sudah terlatih. Apalagi stok vaksin 'booster' saat ini cukup banyak, yakni mencapai 26 ribu dosis. Jangan sia-siakan kesempatan emas ini," katanya.
Untuk vaksinasi anak-anak usia 6-11 tahun, lanjut Andi, sampai hari ini untuk tahap pertama sudah terealisasi 93 persen dan tahap kedua 81 persen.
"Mudah-mudahan akhir Maret ini vaksinasi untuk anak-anak tersebut bisa terealisasi 100 persen," kata dia.
Pewarta: Edo Purmana
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
