BBWS VIII Sumsel bersiap kerjakan restorasi Sungai Sekanak-Lambidaro

id Restorasi sekanak lambidaro, bbws VIII sumsel, normalisasi sungai palembang,Refocusing pupr,Sampah sungai,Pemkot palemba

BBWS VIII Sumsel bersiap kerjakan  restorasi Sungai Sekanak-Lambidaro

Arsip- Pekerja memasang rantai pagar di sepanjang bantaran Sungai Sekanak Palembang. ANTARA FOTO/Feny Selly/ama. (ANTARA FOTO/FENY SELLY)

Palembang (ANTARA) - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) VIII Sumatera Selatan mulai menyiapkan pengerjaan fisik proyek Restorasi Sungai Sekanak-Lambidaro di Kota Palembang setelah sempat tertunda pada 2020.

Kepala BBWS VIII Sumsel Birendrajana, Kamis, mengatakan progres restorasi pada 2021 dikerjakan hanya sepanjang satu kilometer di seksi Sungai Sekanak dari total target 11 kilometer karena keterbatasan anggaran dari Kementrian PUPR.

"Anggaran yang sudah terkontrak untuk 2021 baru Rp38 miliar, sementara total kebutuhan biaya lebih dari Rp200 miliar," ujarnya.

 
Kepala BBWS VIII Sumsel Birendrajana. (ANTARA/Aziz Munajar/21)


Kecilnya porsi anggaran yang dikucurkan untuk proyek restorasi tersebut disebabkan masih adanya refocussing anggaran Kementerian PUPR yang juga berdampak pada proyek-proyek BBWS di Susmel.

Biren menjelaskan pengerjaan fisik restorasi di 2021 akan dimulai dari aliran di Jembatan Jeramba Karang di Jalan Merdeka sampai Jembatan di samping Palembang Indah Mall.

Aliran Sungai Sekanak tersebut akan dikeruk untuk mengurangi sedimentasi akibat tumpukan sampah yang mengendap selama bertahun-tahun, ia mengakui kondisi sampah tersebut menjadi hambatan bagi BBWS dalam melaksanakan restorasi.

Ia berharap masyarakat tidak lagi membuang sampah padat maupun cair ke saluran-saluran air yang mengalir ke Sungai Sekanak jika restorasi mulai dikerjakan agar normalisasi sungai berlangsung lancar.

Setelah sungai dibersihkan, selanjutnya pengerjaan diteruskan dengan membuat pedestrian dan perbaikan tanggul di kanan-kiri sungai, namun kondisi pedestrian diperkirakan tidak sama seperti dalam perencanaan.

"Pedestrian yang direncanakan memang cukup lebar, tapi kami lihat di lapangan kondisinya berbeda, maka untuk lansekapnya kami sesuaikan saja nanti," kata dia.

Sementara Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan anggaran restorasi Sungai Sekanak-Lambidaro yang baru terealisasi 10 persen itu akan diupayakan meningkat pada 2022-2023.

"Jika 11 kilometer itu diselesaikan 10 persen setiap tahun maka butuh 10 tahun baru bisa selesai karena dananya Rp390 miliar, oleh karena itu proyek ini dibuat multiyears sampai 2023," kata Harnojoyo.

Ia berharap restorasi sungai yang digagas sejak empat tahun tersebut dapat selesai sesuai target pada 2023, masyarakat juga diminta mendukung proyek pengendali banjir itu dengan tidak membuang sampah ke aliran Sungai Sekanak.

 
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar