Film "Perempuan Tanah Jahanam" hadir di GoPlay

id perempuan tanah jahanam,joko anwar,goplay,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara palembang, antara hari ini, palembang hari ini, jemba

Film "Perempuan Tanah Jahanam" hadir di GoPlay

Poster film "Perempuan Tanah Jahanam" yang dibintangi oleh Tara Basro, Marissa Anita, Asmara Abigail dan Christine Hakim (ANTARA News/Ho - tangkapan Instagram)

Jakarta (ANTARA) - Film horor garapan sutradara Joko Anwar, "Perempuan Tanah Jahanam" akhirnya dapat menyapa para penggemarnya mulai tanggal 20 Mei secara eksklusif di GoPlay.

"Kami sangat bersemangat menyambut 'Perempuan Tanah Jahanam' di platform kami. Kehadiran PTJ ini sudah lama dinanti-nanti serta telah di-request berulang kali baik oleh pengguna setia GoPlay," kata VP Marketing GoPlay Sasha Sunu, melalui keterangannya, Kamis.

Film yang bercerita tentang Maya (Tara Basro) dan sahabatnya, Dini (Marissa Anita) yang pergi ke desa asalnya untuk mencari tahu harta warisan keluarganya ini telah 1,7 juta penonton pada 2019.

Sutradara "Perempuan Tanah Jahanam", Joko Anwar, mengaku senang karena filmnya dapat dinikmati kembali melalui layanan video on demand.

"Saya sangat senang akhirnya 'Perempuan Tanah Jahanam' bisa rilis di GoPlay. Banyak yang ketika rilis di bioskop tidak sempat nonton atau takut nonton," kata Joko Anwar.

"Sekarang bisa nonton 'PTJ' di rumah dengan setting yang paling diinginkan: ruangan gelap, terang, bebas. Yang sudah nonton dan ingin kembali mengunjungi Desa Harjosari bersama Maya dan Dini bisa kesana lagi," ujarnya menambahkan.

Film dengan judul international "Impetigore" ini sebelumnya juga ditayangkan di berbagai festival film internasional seperti Sundance Film Festival, International Film Festival Rotterdam, dan Göterborg Film Festival (Swedia).

"Mudah-mudahan 'Perempuan Tanah Jahanam' bisa dinikmati banyak orang di dalam negeri dan di luar. Setelah direspon hangat di Sundance Film Festival, Perempuan Tanah Jahanam juga segera rilis secara komersial di luar negeri," kata dia.

Sementara itu, GoPlay akan menyalurkan 20 persen hasil pendapatan dari penjualan akses nonton ke BPI (Badan Perfilman Indonesia) sebagai bentuk apresiasi pekerja film yang berdampak di masa pandemi COVID-19.

 
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar