PSAWI Sumsel prihatin Pengcab SKI Air minim

id Ski air, minim, atlet,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara palembang, antara sumsel hari ini, palembang hari ini

PSAWI Sumsel prihatin  Pengcab SKI Air minim

Atlet Ski Air berlatih di Danau Sunter. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Palembang (ANTARA) - Pengurus Provinsi Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia (PSAWI) Sumatera Selatan prihatin karena cabang olahraga unggulan itu minim pengurus di kabupaten dan kota provinsi tersebut.

Sekarang baru ada dua Pengurus Cabang PSAWI, sehingga harus dikembangkan lagi, kata Sekretaris Pengprov PSAWI Sumsel Lida Yanto di Palembang, Selasa.

Dengan minimnya Pengcab PSAWI itu, akhirnya tidak bisa melaksanakan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang juga sebagai ajang pembibitan atlet pemula.

Hal ini karena syarat untuk menyelenggarakan Porprov harus memiliki minimal tujuh pengurus cabang dan Sumsel baru dua Pengcab, yakni Palembang dan Ogan Komering Ilir.

Oleh karena itu, pihaknya akan membentuk organisasi Ski Air dan Wakeboard tersebut hingga ke kabupaten dan kota di provinsi itu. Jadi setelah dikukuhkanya Pengprov PSAWI Sumsel, selanjutnya membentuk organisasi tersebut di kabupaten dan kota.

Pentingnya pembentukan pengurus cabang tersebut karena sekarang ini Sumsel kekurangan bibit atlet, padahal Ski Air cukup menjanjikan, bahkan menjadi andalan KONI untuk mengoleksi medali emas. Ini sudah terbukti karena salah satu atlet nasional asal Sumsel Indra Hadinata langgangan medali emas diberbagai PON.

Jadi, lanjutnya, sayang kalau tidak ada regenerasi. Oleh karena itu, pihaknya secepat mungkin untuk membina atlet usia muda. Bukan itu saja, tetapi potensi atlet cukup banyak terutama di kalangan pelajar seperti SMP.

Selain itu, fasilitas pertandingan khusus di Palembang sudah bertaraf internasional, sehingga sudah sewajarnya bila Sumsel ada regenerasi peselancar berprestasi tingkat nasional bahkan internasional.

Sementara Ketua Umum PSAWI Sumsel Asnawi P Ratu mengatakan memang program SKI Air untuk jangka panjang pembinaan atlet usia dini. "Selanjutnya persiapan menuju PON," katanya.

Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.