383 Jemaah Calon Haji OKU lakukan perekaman biometrik

id perekaman biometrik,ibadah haji,Kepala Kantor Kementerian Agama OKU, Ishak Putih,jch oku,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara palemb

Demonstrasi proses perekaman data biometrik jamaah calon haji. (Kemenag)

Baturaja (ANTARA) - Sebanyak 383 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan melakukan perekaman biometrik sebelum diberangkatkan ke tanah suci guna menjalani ibadah haji.

"Perekaman biometrik ini diikuti sebanyak 383 JCH Ogan Komering Ulu (OKU) yang akan diberangkatkan ke tanah suci Mekkah tahun ini," kata Kepala Kantor Kementerian Agama OKU, Ishak Putih di Baturaja, Kamis.

Dia menjelaskan, perekaman biometrik tersebut menindaklanjuti surat dari Pemerintah Arab Saudi yang ditindaklanjuti surat Kementerian Agama RI untuk dilaksanakan oleh JCH di seluruh Indonesia sebelum berangkat ke Mekkah.

Data biometrik ini ditetapkan dalam syarat yang harus dilampirkan ke VFS Thaseel atau perusahaan penyelenggara pembuatan visa di bawah Kedutaan Besar Arab Saudi.

Dalam persyaratan tersebut, kata dia, VFS Thaseel mengharuskan jemaah haji di setiap negara melakukan proses rekam biometrik sendiri yang hasilnya digunakan sebagai syarat pembuatan visa.

"Perekaman biometrik bagi CJH meliputi perekaman 10 sidik jari, perekaman wajah, dan perekaman mata. Selanjutnya, CJH diberi perlengkapan seperti alat pelindung diri. Waktu perekaman biometrik berkisar 3-5 menit setiap jemaah," jelasnya.

Selain perekaman biometrik, lanjut dia, CJH OKU saat ini tengah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahap I yang sudah dimulai sejak 19 Maret-15 April 2019.

Dia mengemukakan, berdasarkan Keputusan Presiden, biaya haji tahun ini untuk embarkasi Palembang ditetapkan sebesar Rp33.429.575.

"Pelunasan BPIH dapat dilakukan di Bank Sumselbabel Syariah Cabang Baturaja, Bank Sumselbabel Konvensional, BNI Syariah, BSM, BRI Syariah, dan Bank Muamalat," ujarnya.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar