
Sumsel promosikan pariwisata unggulan

....Potensi pariwisata di provinsi ini cukup besar dan memiliki daya tarik yang kuat. Namun, sayangnya belum dikenal masyarakat secara luas....
Palembang (ANTARA News Sumsel) - Pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Selatan menyatakan siap membantu 17 pemerintah daerah di provinsi itu mempromosikan masing-masing keunggulan potensi pariwisata ke berbagai wilayah di dalam dan luar negeri.
"Potensi pariwisata di provinsi ini cukup besar dan memiliki daya tarik yang kuat. Namun, sayangnya belum dikenal masyarakat secara luas sehingga perlu dibantu promosinya," kata Ketua PHRI Sumatera Selatan Herlan Aspiudin di Palembang, Rabu.
Menurut dia, selama ini sebagian besar masyarakat hanya mengenal Kota Palembang dengan wisata alam Sungai Musi, sejarah, dan wisata budaya karena berada di Ibu kota Provinsi Sumatera Selatan, padahal daerah lain juga memiliki potensi wisata yang lebih indah dan unik.
Kota Lubuklinggau, misalnya, memiliki potensi wisata alam air terjun Temam yang bisa ditempuh melalui jalur darat atau dengan bus dari Kota Palembang sekitar 6,5 jam.
Air terjun yang tingginya mencapai 12 meter dan lebar 25 meter, sering disebut "Niagara Mini" karena mirip dengan air terjun di Sungai Niagara, Amerika Utara.
Selain Kota Lubuklinggau, ada potensi wisata alam lainnya yang cukup menarik yakni Gunung Dempo di Kota Pagaralam, dan Gua Putri di Kabupaten Ogan Komering Ulu.
Potensi pariwisata yang ada di wilayah Sumsel tersebut jika dipromosikan dengan baik secara terus-menerus, menurut dia, akan dikenal serta menarik wisatawan nusantara dan mancanegara untuk mengunjunginya.
Ia menyebutkan beberapa kegiatan promosi, antara lain, meningkatkan kerja sama dengan biro perjalanan wisata serta pengusaha hotel dan restoran yang ada di dalam dan luar negeri.
Berdasarkan data yang dihimpun dari pengelola hotel dan restoran anggota PHRI, khusus jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke daerah ini rata-rata setiap tahunnya 40.000 orang.
Dalam kondisi jumlah kunjungan wisman tersebut, tingkat hunian hotel dan kunjungan restoran sudah cukup baik, di atas 60 persen.
Melalui berbagai upaya untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisman tersebut, diharapkan ke depan bisnis perhotelan dan restoran makin cerah serta makin banyak investor tertarik mengembangkan sektor kepariwisataan di provinsi ini, ujar Herlan.
Pewarta: Yudi Abdullah
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
