Logo Header Antaranews Sumsel

Universitas Terbuka mulai terima mahasiswa baru

Rabu, 13 Januari 2016 19:19 WIB
Image Print
UT Palembang mulai terima mahasiswa baru (Foto antarasumsel.com/Banu S)

Penukal Abab, Sumsel (ANTARA Sumsel) - Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka Palembang tengah melaksanakan proses penerimaan mahasiswa baru program non-pendidikan dasar UT.

Kordinator registrasi dan pengujian Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) Palembang, Steven Jordan, ketika dihubungi melalui telepon genggamnya dari Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), Rabu mengatakan bahwa UPBJJ-UT setempat tengah melaksanakan penerimaan mahasiswa baru untuk program non-pendidikan dasar (pendas), sementara program pendas masih belum dibuka.

Dijelaskannya, program non-pendas adalah program pendidikan yang dapat diikuti oleh masyarakat umum kecuali program non-pendas FKIP.

Sementara, program non-pendas FKIP hanya dapat diikuti oleh mereka yang sudah bekerja sebagai guru dan untuk hari ini hari terakhir penerimaan UT non-pendas FKIP, katanya.

Program pendas merupakan program yang diselenggarakan secara khusus bagi para guru SD dan guru PAUD.

Pada saat ini program studi yang termasuk dalam program Pendas adalah S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD).

Namun untuk program pendas saat ini belum membuka penerimaan mahasiswa, karena dibidang aplikasi masih disesuaikan.

Terkendalanya hal ini dikarenakan ada perubahan dari Pendidikan Tinggi (Dikti), terkait pengakuan hasil belajar mengajar atau istilahnya pengakuan kredit mengajar (PKM).

Ditegaskan Steven, UPBJJ-UT tidak mencetak guru, tetapi hanya pelatihan interen (inservice training) saja.

Sementara, untuk registrasi baik bagi calon mahasiswa maupun registrasi ulang mahasiswa, pembelian buku, proses tutorial dan ujian juga dapat dilakukan secara online. Akan tetapi, untuk pelaksanaan ujian tetap harus mengikuti bagian tatap muka.

"Cara pembelajaran yang diterapkan di Universitas Terbuka menggunakan sistem belajar jarak jauh dan terbuka, katanya.

Menurut Steven, program pendidikan di Universitas Terbuka mencakup setiap masyarakat yang tidak memiliki cukup waktu melakukan tatap muka dalam perkuliahan seperti biasanya.

"Jadi mahasiswa yang datang ke kampus tersebut bukan untuk mengikuti perkuliahan, tetapi kebanyakan untuk konsultasi, mengenai hal-hal yang terkadang dianggap dapat menghambat proses pendidikan.

Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah Dinas Pendidikan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), Filomina Emawati menambahkan bahwa pendaftaran untuk mahasiswa sudah lama dibuka, pada 1 Desember hingga 13 Januari 2016.

"Kami masih mendata jumlah calon mahasiswanya, dan langsung diserahkan ke Universitas Terbuka Kota Palembang, untuk mahasiswa yang mau kuliah tidak memandang usia, semu berhak untuk melanjutkan pendidikan," katanya.

Dia menambahkan, di universitas ini memiliki dua golongan yakni non pendidikan dasar (pendas) maupun pendas, kalau pendas harus tatap muka, sedangkan non pendas tidak harus tatap muka, mereka hanya memakai sistem online untuk tenaga gurunya khusus Universitas Terbuka sudah terakreditasi B.

Adapun UT non pendas memiliki empat fakultas, meliputi Fakultas Mipa, Fekon, Fisip, FKIP dan jurusan non pendas meliputi Matematika, Statistika, Biologi, Ekonomi Pembangunan, Manajemen, Ilmu Administrasi, Ilmu Komunikasi, Sosiologi, Bahasa dan Sastra, Pendidikan Bahasa dan Seni, pendidikan matematika, pendidikan ilmu Pengetahuam Sosial, sedangkan Pendas memiliki tiga fakultas meliputi S1 PGSD, berbagai disiplin Ilmu (BI), S1 PAUD, mahasiswa UT non pendas dapat melaksanakan ujian tutorial online.

Hal tersebut mempermudah mahasiswa dalam menggunakan teknologi yang canggih, untuk informasi lebih lanjut tentang perkuliahan UT, mahasiswa bisa langsung datang ke kantor Disdikbud Kabupaten Pali, ujarnya.



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026