Uniqlo kenang karikatur Jason Polan lewat t-shirt

id uniqlo,jason polan,UT,uniqlo t-shirt,berita sumsel, berita palembang, antara sumsel, antara palembang, antara sumsel hari ini, palembang hari ini

Uniqlo kenang karikatur Jason Polan  lewat t-shirt

Koleksi UT Jason Polan (ANTARA/HO/Uniqlo)

Jakarta (ANTARA) - Uniqlo mengenang seniman karikatur asal New York, Amerika Serikat Jason Polan lewat tiga koleksi t-shirt Uniqlo T-shirt (UT).

Koleksi UT Jason Polan dirilis pada 25 Januari 2021, pada bulan yang sama saat sang seniman meninggal dunia karena kanker setahun sebelumnya. Uniqlo sudah menggandeng Polan sejak tahun 2006.

Koleksi terbaru ini merupakan persembahan untuk mengingat bakatnya dalam seni di kehidupan sehari-hari. UT sendiri menawarkan serangkaian budaya pop dan seni grafis otentik dari seluruh dunia yang memungkinkan pemakainya mengekspresikan individualitas mereka.

Pada tahun 2008, Polan turun ke jalan dengan pena dan buku catatannya untuk menghadapi tantangan menggambar setiap orang di New York. Desain dari koleksi UT baru ini menampilkan beberapa sketsa dan catatan pada adegan yang dia saksikan untuk memungkinkan orang merasakan dunia seperti yang dilihat Polan.

Koleksinya juga menampilkan gambar-gambar ketika Polan di Tokyo dan sketsa yang menggambarkan gaya dirinya, seperti jerapah, hamburger, dan harimau.

Uniqlo global juga meluncurkan The World’s Biggest Drawing Club untuk memperingati peluncuran koleksi UT yang baru dan mendorong orang-orang untuk meniru gaya gambar yang dibuat Polan dalam mewujudkan keinginannya untuk membuat kegembiraan seni dapat diakses oleh semua orang. Selain itu, akun Instagram Uniqlo Global akan menggelar acara menggambar pada Rabu, 27 Januari 2021, untuk memperingati satu tahun meninggalnya Polan.

Majalah UT Edisi Summer 2021 dan situs khusus Uniqlo global akan menyajikan beberapa karya seni yang diunggah menggunakan tagar khusus di sosial media. Situs ini akan menerbitkan satu karya Polan setiap harinya dengan hashtag #worldsbiggestdrawingclub.
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar