
Polres OKU bangun mushalah di Polsek Baturaja

Baturaja (ANTARA Sumsel) - Polres Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan membangun mushalah di kawasan Polsek Baturaja Timur, dengan harapan setelah selesai dapat dimanfaatkan seluruh personel polsek dan warga setempat.
Peletakan batu partama pembangunan mushalah tersebut dilakukan oleh Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) AKBP Mulyadi, Selasa dirangkaikan peringatah Hari Bhayangkara ke-69 tahun 2014.
Serangkaian Hari Bhayangkara itu, Kapolres juga penyerahan hibah lapangan tembak Patria Tama dilanjutkan adu menembak antar instansi.
Pantauan di lapangan, Selasa saat peresmian lapangan tembak dengan simbol menerbangkan balon, Kapolres AKBP Mulyadi unjuk kebolehan menembak bandul balon dengan cara gaya kayang hingga tepat sasaran.
Selanjutnya, dengan atraksi personel Polres OKU dari tim khusus Walet, Polsek dan satuan lainnya menembak balon dengan berbagai gaya lewat selangkangan, reaksi dengan berlari, hingga menembak di atas sepeda motor.
"Mereka ini semua dibawah didikan Kapolres OKU. Mereka sudah terlatih dan merupakan anggota pilihan," kata panitia pengarah acara puncak Hari Bhayangkara tersebut.
Kemudian, dilanjutkan adu keahlian menembak antar instansi.
Para pejabat diminta menembak balon bertuliskan Rp500 ribu dimana setiap penembak jika mengenai sasaran harus membayar sesuai jumlah tertulis, namun jika tidak mengenai, tiap satu tembakan dimintai uang Rp100 ribu.
Pelaksana tugas Bupati OKU, H Kuryana Azis sendiri sukses menembak balon dengan harga Rp500 ribu hanya satu tembakan.
Sementara, sebagian pejabat lainnya harus mengulang beberapa kali tembakan untuk mengenai sasaran.
Dari adu tembak tersebut terkumpul dana Rp12 juta, pasir, semen dan koral yang nantinya diperuntukan bagi pembangunan musalah Polsek Baturaja Timur.
"Hari ini merupakan peringatan HUT kepolisian dan kami selenggarakan dengan sederhana, karena bertepatan dengan bulan suci Ramadhan serta polisi juga dituntut untuk tidak bermewah-mewahan," kata Kapolres Mulyadi.
Dia menambahkan, dengan bertambahnya umur Bhayangkara, anggota Polri harus semakin baik dalam membangun kerja sama dalam menciptakan keamanan.
"Saat ini dua hal yakni struktur, instrumen tidak ada masalah. Yang masih menjadi kendala adalah kultur. Dimana, kendalanya soal polisi untuk mengayomi masyarakat," ungkapnya.
Menurut dia, kedepan tidak ada lagi jarak polisi dengan masyarakat hingga terjalin kerja sama yang baik dalam menciptakan suasana aman dan kondusif di wilayah itu.
Pewarta: Oleh Edo Permana
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
