Logo Header Antaranews Sumsel

Napi Medan diduga kabur lewat jalur "tikus"

Senin, 15 Juli 2013 17:20 WIB
Image Print
Personel TNI bersiaga setelah terjadi kerusuhan di Lapas Klas I Medan, Sumut, Jumat (12/7). Kerusuhan yang dipicu pemadaman listrik dan matinya aliran air PDAM tersebut mengakibatkan lima tewas dan ratusan narapidana lainnya kabur dari penjara. (FOTO

Pekanbaru (ANTARA Sumsle) - Narapidana kasus narkoba yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, diduga menggunakan jalur "tikus" untuk sampai ke Pulau Rupat, Bengkalis, Riau.

"Kami tidak mengetahui secara persis lewat mana pelaku bisa sampai ke Rupat. Namun kemungkinan menggunakan jalur 'tikus' yang memang sulit untuk terlacak," kata Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hermansyah kepada Antara di Pekanbaru, Senin.

Satu diduga sebagai napi kasus narkoba yang kabur dari Lapas Tanjung Gusta itu diketahui bernama Jaka.

"Lengkapnya belum dapat dihidentifikasi dan mesih terus dikonformasikan ke Polda Sumatera Utara," kata Hermansyah.

Napi kabur tersebut berhasil diamankan jajaran Polda Riau saat berada di Dusun Seiyap, Desa Pangkalan Niris, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis.

Awal penangkapan pelaku menurut informasi kepolisian, berawal dari laporan masyarakat yang curiga dengan keberadaan orang asing itu ke Polsek Rupat.

Petugas di Polsek Rupat kemudian melaporkan hal tersebut ke Polres Bengkalis dengan juga mengirimkan foto pelaku.

Mendapat laporan tersebut, petugas di Polres Bengkalis kemudian mengirimkan foto pelaku ke Polda Sumatera Utara hingga diketahui ternyata pelaku yang awalnya mengaku kepada warga bernama Wandi Purwanto, ternyata memiliki nama asli sebagai Jaka.

"Untuk sementara, dibenarkan bahwa dia (Jaka) merupakan seorang napi yang kabur dari Tanjung Gusta," kata Hermansyah.

Namun yang masih menjadi "misteri", kata dia, yakni terkait bagaimana Jaka bisa masuk ke Pulau Rupat.

Pulau Rupat merupakan salah satu pulau terdepat di kawasan Provinsi Riau berseberangan dengan daratan Kota Dumai dan Pulau Bengkalis.

Untuk sampai ke pulau yang memiliki dua kawasan kecamatan yakni Kecamatan Rupat Utara dan Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis ini, tidak ada pilihan selain menggunakan jalur perairan menggunakan perahu atau kapal.

"Yang jelas, setiap wilayah perbatasan Riau-Sumatera Utara telah kami jaga ketat melalui personel di masing-masing Polres. Terkait dari mana dia (napi) bisa sampai ke Pulau Rupat, masih dalam penyelidikan dan menunggu hasil keterangan dari pelaku yang saat ini telah ditahan di Polres Bengkalis," katanya.



Pewarta:
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026