
Mathiew Marion juara nomor jumping ski air

Palembang (ANTARA Sumsel) - Atlet profesional asal Prancis Mathiew Marion meraih gelar juara dunia nomor jumping untuk pertama kali, setelah mencetak jauh lompatan 48,3 meter pada final Kejuaraan Dunia Ski Air dan Wakeboard 2012 di Palembang, Minggu.
Marion memulai lompatan pertama dengan 46,1 meter, kemudian memperbaiki pada kesempatan kedua menjadi 47,0 meter dan menutup dengan 48,3 meter.
Capaian atlet berusia 28 tahun itu ditempel ketat Carroll Jacinta (Australia) yang mencatat lompatan terbaik dari 47,8 meter, dan Jaquess Regina (Prancis) dengan 47,2 meter, disusul Morgan Lauren (Amerika Serikat) 46,1 meter.
"Saya sangat senang karena ini menjadi gelar juara dunia yang pertama setelah selama ini hanya sebatasi menjuarai kejuaraan terbuka," kata Marion yang dijumpai setelah pertandingan di danau buatan Kompleks Olahraga Jakabaring.
Kemenangannya itu sekaligus melengkapi capaian tahun ini setelah sebelumnya menjuarai Malibu Open dan Kejuaraan Eropa.
Ia berharap, Sumsel juga aktif mengelar turnamen terbuka tingkat dunia karena memiliki arena ski air terbaik di dunia. Selain itu, ia mengamati dukungan masyarakat demikian luar biasa sehingga selama dua hari pelaksanaan selalu ramai.
"Jika diadakan lagi di Palembang, tentunya saya pasti datang," katanya.
Selain mempertandingkan nomor jumping, kejuaraan agenda resmi IWWF itu juga mempertandingkan kategori slalom dan wakeboard untuk putra dan putri.
Untuk nomor jumping putra dimenangkan pemegang rekor dunia Freddy Kruegger (Amerika Serikat) dengan 63,6 meter, disusul Dodd Ryan (Kanada) 62,4 meter, Miranda Felife (Chili) 59,7 meter, dan Sharman Damian (Jerman) 57,5 meter.
Kejuaraan dunia yang digelar di Palembang itu merupakan ajang paling bergengsi dalam kalender IWWF dengan memperebutkan hadiah total hadiah Rp2,75 miliar, diikuti 32 atlet wakeboard dan 31 atlet ski air dari 22 negara. Sebanyak tiga kategori yang dipertandingkan yakni slalom, wakeboard, dan jumping.
Para atlet profesional itu diantaranya berasal dari Jepang, Amerika Serikat, Australia, China, Korea, Thailand, Jerman dan Indonesia. Tuan rumah sendiri mendelegasikan delapan atlet melalui jalur wild card, sementara para peserta lain merupakan pemeringkat satu hingga 20 dunia yang tidak bisa digantikan jika memutuskan absen. (Dolly)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
